Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:29wib
Pasukan TNI/Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi menembak mati Lesmin Waker, Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Lekagak Telenggen di Papua. Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga untuk mewaspadai hujan lebat disertai petir yang diperkirakan bakal mengguyur sejumlah wilayah pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5).
Ambroncius Nababan Rasis ke Natalius Pigai, Lieus: Biadab Sekali Pola Pikir Orang Ini! 

Minggu, 24-January-2021 07:00

Relawan Jokowi, Relawan Ambroncius Nababan
Foto : Berita Kini
Relawan Jokowi, Relawan Ambroncius Nababan
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Koordinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma mengecam keras tindakan akun Facebook Ambroncius Nababan yang menghina dan rasis terhadap aktivis HAM Natalius Pigai. Lieus meminta aparat segera menangkap pemilik akun tersebut. 

“Sudah berkali-kali Natalius Pigai mendapat perlakuan rasis. Kali ini Ambroncius Nababan yang bahkan menyamakan Natalius dengan gorila," kata Lieus dalam keterangan tertulis yang diterima netralnews.com, Minggu (24/1/2021).

"Ini sangat keterlaluan dan jelas tindakan rasis yang tidak sedikitpun mencerminkan manusia Indonesia yang ber-Pancasila. Karena itu kita meminta Polisi segera menangkap orang itu,” geramnya. 

Menurut Lieus, penghinaan dan tindakan rasis Ambroncius Nababan yang diduga menjabat sebagai Ketua Umum relawan Pro Jokowi Amin (Projamin) itu tidak bisa dibenarkan. 

“Ini rasisme yang sangat parah. Seolah dia orang yang paling kecakepan di negeri ini dengan mengata-ngatai dan menyamakan Natalius yang asal Papua itu seperti Gorilla. Biadab sekali pola pikir orang ini,” tegasnya.

Lieus mengingatkan, janganlah perbedaan pendapat atau dukungan dalam politik menjadikan bangsa ini jadi kehilangan adab. “Tak ada satupun manusia di bumi ini yang sempurna. Sikap seperti si Ambroncius inilah yang memecah belah bangsa ini dan membuat orang-orang Papua minta merdeka,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Lieus mengaku tidak habis pikir kenapa saat ini orang-orang penyebar kebencian dan bersikap rasis seperti Ambroncius Nababan ini seakan mendapat angin dari pemerintah. 

“Mereka seolah-olah bebas melakukan dan mengatakan apa saja. Jika hal seperti ini terus  dibiarkan, maka akan sulit bagi bangsa ini untuk tetap bersatu dalam bingkai kebhinnekaan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) ini menegaskan, sebelum semuanya terlambat, Polisi harus segera bertindak. 

“Tangkap orang ini karena dia telah menimbulkan keresahan dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan,” tandas Lieus. 

“Jangan karena dia relawan Jokowi dan merasa punya kedekatan dengan para pejabat di negeri ini, dia bisa berbuat sesukanya dan polisi memdiamkannya. Padahal kalau yang melakukan penghinaan itu orang yang lain, polisi sangat cepat bertindak,” pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, postingan akun Facebook Ambroncius Nababan pada Selasa (12/1/2021) yang memasang foto aktivis HAM Natalius Pigai berdampingan dengan seekor gorila, viral di media sosial. 

Dalam psotingannya, akun Ambroncius Nababan membuat narasi "Mohon maaf yang sebesar-besarnya. Vaksin sinovac itu dibuat utk MANUSIA bukan utk GORILLA apalagi KADAL GURUN. Karena menurut UU Gorilla dan kadal gurun tidak perlu di Vaksin. Faham?".

Meski postingan tersebut tak lagi terlihat di akun Facebook Ambroncius, namun tangkapan layar unggahannya itu telah beredar luas di media sosial.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani