Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:01wib
Pasukan TNI/Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi menembak mati Lesmin Waker, Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Lekagak Telenggen di Papua. Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga untuk mewaspadai hujan lebat disertai petir yang diperkirakan bakal mengguyur sejumlah wilayah pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5).
Pertanyakan Unand Padang, Ade: Oh Jadi Menghapal Al Quran Dianggap Kemampuan yang Dibutuhkan untuk Jadi Dokter?

Sabtu, 27-Maret-2021 18:24

Kolase Ade Armando dan PPDB Unand Padang
Foto : FB/Ade Armando
Kolase Ade Armando dan PPDB Unand Padang
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dosen Universitas Indonesia Ade Armando pertanyakan mengapa Universitas Andalas Padang membuka jalur prestasi penghafal Alquran untuk pendaftaran mahasiswa baru tahun 2021. 

“Oh jadi memghapal Al Quran dianggap kemampuan yang dibutuhkan utk jadi dokter?” kata Ade Armando melalui akun FB-nya, Sabtu (27/3/21).

Untuk diketahui, Universitas Andalas (Unand) Padang membuka penerimaan mahasiswa baru dari jalur penghafal Alquran (hafiz). Penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022 hafiz ini melalui seleksi mandiri. 

"Untuk penghafal Alquran minimal hafal 20 juz yang dibuktikan dengan sertifikat dari sekolah," kata Wakil Rektor I Unand Prof Mansyurdin, Kamis (4/2/2021).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Unand ini menambahkan, meski sudah ada sertifikat dari sekolah, pihak kampus tetap akan melakukan tes hafalan kepada calon mahasiswa yang masuk lewat jalur ini. 

"Karena saat ini tengah pandemi, tes hafalan dilakukan secara daring, kami sudah punya tim yang akan menguji calon mahasiswa dari jalur ini (hafiz)," katanya.

Lebih lanjut Mansyurdin mengatakan, untuk jurusan calon mahasiswa bebas memilih, namun jika banyak yang memilih satu jurusan tertentu akan dilakukan penyaringan. 

"Selama ini kebanyakan penghafal Alquran memilih Prodi Kedokteran, sebaiknya jangan menumpuk, karena tidak semuanya akan diterima di sana dan akan lebih baik prodinya menyebar," kata dia. 

Mansyurdin mengatakan, pada penerimaan mahasiswa baru 2020, sekitar 200 mahasiswa yang diterima melalui seleksi mandiri lewat kemampuan akademik dan prestasi. 

"Mereka adalah para atlet, juara hingga penghafal Alquran," kata dia dinukil inews.id.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto