Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:00wib
Pasukan TNI/Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi menembak mati Lesmin Waker, Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Lekagak Telenggen di Papua. Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga untuk mewaspadai hujan lebat disertai petir yang diperkirakan bakal mengguyur sejumlah wilayah pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5).
96,8% Pilih Kasus Laskar FPI Masuk Pelanggaran HAM Berat, Muannas Sebut Haikal Pengangguran Bikin Polling

Sabtu, 13-Maret-2021 16:52

Haikal Hassan Baras
Foto : IDN Times
Haikal Hassan Baras
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Muannas Alaidid berang. Pasalnya, polling yang digagas Haikal Hassan Baras hasilnya 96,8% Pilih Kasus Laskar FPI Masuk Pelanggaran HAM Berat.

"Pengangguran bikin polling, haikal kayak gak ada kerjaan aja, cm provokator & pendusta yg tentukan pelanggaran ham atau bukan hny berdasarkan opini bukan alat bukti," kata Muannas Alaidid, Sabtu (13/3/21).

Sebelumnya diberitakan, Sekjen Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan, melalui akun media sosial miliknya membuat polling kepada netizen terkait dengan insiden penembakan Laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Dalam polling tersebut, Haikal memberikan tiga pilihan. “Punggung gosong bbrp. Kemaluannya bengkak. Mukanya biru lebam. Kulit tangan terkelupas bbrp. Kuku bbrp pada hilang. Peluru ada tembus kepala/dada. Ini termasuk: pelanggaran HAM berat, pelanggaran HAM ringan, bukan pelanggaran HAM,” cuit Haikal melalui akun miliknya @haikal_hassan, Sabtu (13/3/2021).

Hingga berita ini diturunkan, yang ikut berpartisipasi mencapai 4.985 netizen. Dan hasil dari polling netizen memilih bahwa insiden tersebut pelanggaran HAM berat 96,8%. Pelanggaran HAM ringan 1%, dan bukan pelanggaran HAM 2,2%.

Sementara itu, beberapa netizen juga mengomentari polling tersebut diaantaranya akun @BungZazak. Dia menegaskan bahwa insiden penembakan laskar FPI ini merupakan pelanggaran HAM berat. “Menurut sya sbg org biasa, bukan pegawai HAM, bukn org HAM apa lagi komisioner HAM. Ini adalah pelanggaran HAM BERAT,” tulisnya.

“Karena ini di lakukan trhdp 6 (Enam) org yg sdng mengawal ulama pergi ke t4 pengajian.kalo sj ini di lakukan trhdp : Teroris kls kakap,Gembong narkoba, Perampok sadis, Pemerkosaan sadis, Maling Spektakuler. Maka kami akan menyambut dg. seeeeee...gembira”nya,” tambahnya.

Selain itu, akun @Tommych75945397 mengatakan bahwa insiden tersebut sudah terstruktur, sistematis, dan masif. “Terstruktur (sudah diintai dan diikuti sebelumnya). Sistematis (sudah di tentukan algojo Dan rumah pembantaian 4 orang lainnya). Masif (dibantai habis2an yang mengakibatkan 2 orang pertama dan berkembang dibantai 4 orang lainnya yang sudah di bekukuk menyerah),” tulisnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto