Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:28wib
Manchester City resmi menjadi juara Liga Inggris musim ini setelah pesaing terdekat mereka, Manchester United, kalah dari Leicester City dalam laga pada pekan ke-36 di Stadion Old Trafford, Rabu (12/5 Program vaksinasi gotong royong akan dimulai setelah Idul Fitri, tepatnya pada 17 Mei 2021.Pengadaan vaksin untuk program ini dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara.
4 Tahun Jadi Presiden, Trump Lakukan Kebohongan Hingga 30 Ribu Kali, SD: Siapa yang Bisa Mengalahkan?

Kamis, 21-January-2021 22:25

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu
Foto : Istimewa
Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu
14

 

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Seketaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu ikut mengomentari kinerja mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Apalagi, ada sebuah analisa di negeri paman Sam itu menyimpulkan kalau Donal Trump telah melakukan kebohongan hingga ribuan kali.

Said mempertanyakan siapa tokoh yang bisa mengalahkan Donald Trump? Hal itu diungkapkan Said lewat akun resmi twitternya @msaid_didu seperti dilansir Jakarta, Kamis (21/1/2021).

"Kira2 siapa yg bisa mengalahkan ?,"

Dia juga mensisipkan sebuah berita media daring berjudul: 4 Tahun Jadi Presiden AS, Trump Berbohong Hingga 30 Ribu Kali.

Seperti diketahui, sebuah analisis menyimpulkan Donald Trump telah membuat lebih dari 30 ribu pernyataan palsu dan menyesatkan, selama empat tahun menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.

Dengan angka mencengangkan itu, berarti kira-kira Trump membuat kebohongan setara dengan 21 pernyataan palsu per hari selama menjabat di Gedung Putih. Trump lebih banyak mengucapkan pernyataan palsu, berminggu-minggu setelah menuding pemilu 2020 penuh kecurangan

Menurut analisis Washington Post, Trump membuat 30.753 klaim palsu atau menyesatkan sejak hari pertama menjabat presiden pada 20 Januari 2017 hingga hari terakhirnya, ketika Joe Biden dilantik sebagai presiden baru AS.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati