Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:04wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Lewat Video 'Dia Saudaraku', Abu Janda: Lawan Bersama Kebiadaban Terorisme, Jangan Takut!

Selasa, 30-Maret-2021 16:20

Pegiat Media Sosial Permadi Arya
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial Permadi Arya
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda mengajak masyarakat Indonesia bersatu melawan radikalisme dan terorisme.

Hal itu disampaikan Abu Janda di akun Twitternya menyusul adanya aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) kemarin.

"Jangan pernah takut. Kita semua bersaudara, lawan bersama kebiadaban Radikalisme dan Terorisme #KitaTidakTakut," cuit @permadiaktivis1, seperti dilihat netralnews.com, Senin (29/3/2021).

Abu Janda juga mengunggah sebuah video memperlihatkan sejumlah orang dengan latar belakang agama yang berbeda memegang dua lembar kertas.

Pada lembar pertama, mereka menuliskan agama dan sektenya masing-masing. "Saya Muslim, Saya Kristen, Saya Hindu, Saya Buddhis, Saya Sunni, Saya Syiah".

Kemudian kertas pertama itu mereka jatuhkan dan muncul tulisan yang sama pada lembar kedua yang berbunyi "Dia Saudaraku".

Dalam video berdurasi 46 detik itu, di tiap transisinya muncul Abu Janda mengenakan jaket hitam dengan kepala ditutupi, menyampaikan pesan dan ajakan kepada masyarakat terkait dengan aksi teroris yang dituliskan di beberapa lembar kertas.

Pesan yang juga dibacakan Abu Janda itu berbunyi "Teroris ingin menakut-nakuti kita, teroris ingin memecah belah kita, jangan pernah takut, kita semua bersaudara, kita tidak takut!".

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati