Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:38wib
Indonesia Corruption Watch menilai pengelolaan internal Komisi Pemberantasan Korupsi sudah bobrok. Kapal selam KRI Nenggala-402 yang hilang kontak saat melakukan latihan di perairan Bali karam di kedalaman 600-700 meter.
Laskar FUI Bubarkan Jaran Kepang dan Ludahi Warga di Medan, DS 'Colek' Bobby Nasution

Kamis, 08-April-2021 07:00

Pasangan Bobby Nasution dan Aulia saat kampanye Pilkada 2020.
Foto : Istimewa
Pasangan Bobby Nasution dan Aulia saat kampanye Pilkada 2020.
25

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar mengomentari aksi sejumlah Laskar Khusus Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Utara (Sumut) yang membubarkan pertunjukan seni budaya Jaran Kepang (Jaranan/Kuda Lumping) di Medan hingga terlibat baku hantam dengan warga.

Melalui akun Twitternya, Denny Siregar mempertanyakan sikap Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution terhadap aksi Laskar FUI itu.

Menurut Denny, jika aksi main hakim sendiri itu dibiarkan, maka ormas tersebut akan merasa menang.

"Ini di Medan. Gimana nih, mas Bobby ? Kalau dibiarkan, orang-orang seperti ini merasa kalau mereka menang," cuit @Dennysiregar7, dikutip netralnews.com, Kamis (8/4/2021).

Sebelumnya, video anggota Ormas FUI Sumut membubarkan pertunjukan seni budaya Jaran Kepang di Medan, viral di media sosial pada Rabu (7/4/2021).

Dalam video itu, tampak sejumlah warga memprotes pembubaran pertunjukan tersebut. Cekcok pun terjadi dan seorang anggota FUI terlihat meludahi warga.

Aksi anggota Laskar FUI itu menyulut emosi warga. Baku hantam antara warga dan anggota FUI pun tak terelakkan.

Video berdurasi 2 menit 20 detik itu juga diunggah akun Twitter @RD_4WR1212, Rabu (7/4/2021). Dalam cuitannya, ia menjelaskan aksi pembubaran pertunjukan seni budaya Jaran Kepang oleh Ormas FUI yang berujung ricuh.

"Pertunjukan seni budaya Jaranan atau biasa disebut Jaran Kepang, Laskar Khusus Umat Islam FUI DPD Medan Menganggap Syirik lalu di bubarkan," cuit @RD_4WR1212.

"Beberapa saat kemudian, salah 1 anggota ormas tersebut maju dan meludahi wanita yang adu argumen. Kontan, sejumlah warga emosi. Kerusuhan pun terjadi," jelasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian