Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:39wib
Manchester City melewatkan kesempatan mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini seusai menderita kekalahan dari Chelsea, Sabtu (8/5/2021) malam WIB. Potongan surat perihal penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) beredar.
Lampu Indikator Motor Menyala? Ketahui Jenis Kerusakannya Berdasarkan Jumlah Kedipan

Sabtu, 10-April-2021 21:00

lampu indikator pada speedometer
Foto : offair.id
lampu indikator pada speedometer
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pernah mengalami Lampu indikator pada speedometer motor Anda menyala? Itu adalah sinyal bahwa ada masalah yang terjadi pada motor. Namun teknologi deteksi masalah ini hanya untuk motor yang sudah menerapkan sistem injeksi bahan bakar. Jumlah kedipan menandakan masalah yang dialami motor tersebut. 

Normalnya, ketika kunci kontak dalam posisi ON maka MIL akan menyala sekitar dua detik kemudian mati kembali dan motor siap dinyalakan.

Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno mengatakan MIL merupakan teknologi terpadu dari sistem injeksi milik Honda untuk mempermudah konsumen maupun teknisi dalam mendiagnosa masalah pada sepeda motor Honda. Sehingga perbaikan yang dilakukan lebih efektif.

"Kehadiran MIL pada sepeda motor Honda bukan merupakan sesuatu yang baru. Kemudahan dalam mendeteksi permasalahan sepeda motor Honda pun dapat diketahui oleh konsumen secara mudah. Namun kami tetap sarankan agar konsumen dapat menuju AHASS terdekat agar sepeda motor kesayangannya dapat ditangani dengan tepat oleh teknisi AHASS," ujar Endro dalam keterangan tertulisnya kepada media, Sabtu (10/4/2010).

Baca Juga :

Selama kegagalan pada sistem belum diperbaiki, maka MIL akan terus berkedip. Jumlah kedipan pada MIL memiliki arti tersendiri untuk mengetahui permasalahan yang terjadi.

Kedipan MIL pun terdapat dua jenis, yaitu kedipan cepat yang berlangsung selama 0,3 detik dan kedipan panjang yang berlangsung selama 1,3 detik. Dalam mendeteksi kedipan MIL, untuk satu kedipan panjang akan dihitung sama seperti 10 kedipan cepat. Lalu untuk satu kedipan cepat akan dihitung 1.

Sebagai contoh, apabila MIL pada Honda Scoopy berkedip panjang dalam satu kali kemudian dilanjutkan dengan dua kedipan cepat maka akan dihitung sebagai 12 kedipan. Jumlah kedipan tersebut memiliki arti tersendiri. 

Berikut indikator permasalahan motor injeksi berdasarkan kedipan MIL:

- 1 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor atau Manifold absolute pressure (MAP) yang mendeteksi tingkat kevakuman pada intake manifold. Bila tidak segera diatasi akan menimbulkan akselerasi kurang baik dan performa mesin tidak maksimal pada putaran atas.

- 7 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor temperatur mesin atau biasa disebut Engine Coolant Temperature (ECT) Atau Engine Oil Temperature (EOT). Akibat masalah ini, mesin agak susah dihidupkan dalam kondisi dingin.

- 8 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor throttle position (TP), bila dibiarkan maka mesin akan mudah mati dan akselerasi pun tidak maksimal.

- 9 Kedipan

Menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor Intake air temperature (IAT). Akibat yang ditimbulkan performa mesin tidak maksimal, mudah mati, emisi gas buang yang dihasilkan pun tidak bagus.

- 11 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor kecepatan sehingga indikator speedometer tidak berfungsi atau bila telah menggunakan fitur Idling Stop System (ISS) tidak akan berfungsi.

- 12 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem injector sehingga sepeda motor tidak bisa dinyalakan.

Jumlah kedipan yang menandakan masalah masih ada hingga ada yang berjumlah 67 kedipan di antaranya 21, 29, 33,52, 54, dan terakhir 67. Kerusakannya pun berbeda antara lain gangguan di sensor oksigen, gangguan di modul ECM, dll. Jika hal tersebut terjadi, jangan coba melakukan perbaikan sendiri. Segera bawa ke bengkel resmi terdekat. 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Irawan HP