Netral English Netral Mandarin
04:42wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Lama Tak Ada Paparan, Selandia Baru Temukan Satu Kasus Varian COVID-19

Senin, 25-January-2021 16:15

Selandia Baru temukan satu kasus varian Covid-19.
Foto : Antara
Selandia Baru temukan satu kasus varian Covid-19.
8

AUCKLAND, NETRALNEWS.COM - Selandia Baru mengkonfirmasi kasus baru pertama COVID-19 di komunitas setelah beberapa bulan tidak melaporkan kasus tambahan infeksi virus corona.

Kasus baru COVID-19 di Selandia Baru itu terjadi pada seorang wanita berusia 56 tahun, tetapi sejumlah orang yang kontak dekat dengan wanita pelancong yang baru kembali tersebut sejauh ini dinyatakan negatif.

Wanita itu, yang kembali ke Selandia Baru pada 30 Desember, telah dites positif mengidap infeksi virus corona jenis Afrika Selatan setelah menjalankan karantina wajib selama dua pekan di mana dia dua kali dinyatakan negatif, kata menteri tanggapan COVID-19 Chris Hipkins, SENIN, (25/1/2021).

Sejauh ini tidak ada kasus infeksi lokal lainnya yang dilaporkan sejak kasus COVID-19 wanita itu diungkapkan pada Minggu (24/1), dan pihak berwenang mengatakan kemungkinan sumber infeksi adalah sesama pelancong yang baru kembali ke Selandia Baru dan berada di fasilitas karantina.

Pihak berwenang sedang memeriksa apakah virus itu menyebar melalui sistem ventilasi dan pendingin udara di fasilitas karantina ini, kata Hipkins.

Kepala eksekutif kementerian kesehatan Selandia Baru Ashley Bloomfield mengatakan 15 orang diidentifikasi telah melakukan kontak dekat dengan wanita itu dan sedang dihubungi.

Namun, kontak terdekatnya -- suami dan penata rambutnya -- menunjukkan hasil negatif yang menggembirakan.

Wanita itu, yang tinggal di Northland di Pulau Utara Selandia Baru, dikarantina setibanya di fasilitas isolasi terkelola di Auckland. Beberapa kasus COVID-19 yang sangat ganas telah dicatat di fasilitas-fasilitas karantina dalam beberapa pekan terakhir.

Bloomfield mengatakan virus corona baru varian Afrika Selatan mungkin lebih dapat ditularkan tetapi belum ada cukup penelitian yang tersedia.

Selandia Baru, salah satu negara maju paling sukses dalam mengendalikan penyebaran pandemi, terakhir mencatat penularan virus corona lokal pada komunitas pada November, menurut situs web Kementerian Kesehatan negara itu.

Langkah penguncian yang ketat dan isolasi geografis membantu negara berpenduduk 5 juta itu secara menyeluruh menghilangkan kasus baru COVID-19 di dalam wilayahnya.

Dilansir Antara, Selandia Baru hanya memiliki 1.927 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi. Namun, dengan pandemi yang berkecamuk secara global, lebih banyak orang yang kembali ke dalam negeri dalam keadaan terinfeksi virus corona, termasuk varian baru.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani