Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:37wib
Manchester City melewatkan kesempatan mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini seusai menderita kekalahan dari Chelsea, Sabtu (8/5/2021) malam WIB. Potongan surat perihal penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) beredar.
Kurma Mengandung Kalori dan Gula Tinggi, Amankah Dikonsumsi Penderita Diabetes?

Jumat, 16-April-2021 14:00

Kurma dijual di pasar.
Foto : travelplandubai.com
Kurma dijual di pasar.
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Selama berabad-abad, kurma telah menjadi bagian dari makanan masyarakat. Kurma adalah sumber nutrisi seperti protein, karbohidrat, serat, lemak, kalsium, zat besi, natrium, vitamin C, dan vitamin A. 

Kurma kaya akan serat larut dan tidak larut serta tinggi kalori dibandingkan dengan buah kering lainnya. 

Di Timur Tengah, kurma adalah buah yang paling sering dimakan dan manfaat kesehatannya yang luar biasa dikaitkan dengan kualitas gizi yang tinggi yang dimilikinya. 

Ada mitos bahwa penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi kurma karena tinggi gula dan kalori. 

Selain itu, kurma merupakan buah yang dikeringkan yang artinya kandungan kalorinya cenderung lebih tinggi dibandingkan buah segar. 

Seperti dikutip dari Boldsky, Jumat (16/4/2021), sejumlah hasil penelitian mengungkap masalah konsumsi kurma pada penderita diabetes. Mari kita cari tahu apakah penderita diabetes boleh makan kurma atau tidak. 

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2002 menentukan indeks glikemik kurma, yang menunjukkan bahwa mengonsumsi buah-buahan ini terbukti bermanfaat dalam kontrol glikemik dan lipid pada penderita diabetes.

Studi lain yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa kurma Khalas ketika dimakan sendiri atau dalam makanan campuran dengan yogurt polos memiliki indeks glikemik rendah. Ini bermanfaat untuk kontrol glikemik dan lipid pada pasien diabetes

Menurut sebuah studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam Nutrition Journal, kurma menawarkan manfaat kesehatan yang manjur bagi pasien diabetes jika dimakan dalam jumlah sedang bersama dengan diet seimbang yang sehat. Penelitian dilakukan untuk mengetahui indeks glikemik lima varietas kurma dan hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita diabetes mengonsumsi kurma, kadar glukosa postprandialnya tidak meningkat.

Kemudian, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Clinical and Experimental Medicine, kurma dapat membantu mengatur gula darah karena indeks glikemiknya yang rendah, antioksidan, dan seratnya. Dengan demikian, makan kurma dapat bermanfaat bagi penderita diabetes.

Sebuah studi lain yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menunjukkan efek positif dari kurma pada kadar glukosa darah. Studi ini melibatkan 10 orang yang makan 100 g kurma per hari dan setelah 4 minggu, tidak ada gula darah atau trigliserida yang meningkat.

Menurut American Diabetes Association, orang harus berhati-hati dengan ukuran porsinya saat mengonsumsi kurma.

Lalu, berapa banyak kurma yang bisa dikonsumsi penderita diabetes dalam sehari? 

Penderita diabetes bisa makan 2-3 kurma per hari selama mereka menjaga kebiasaan makan yang sehat.

Jadi, tidak peduli apakah kurma mengandung kalori dan gula yang tinggi, penderita diabetes dapat mengonsumsi kurma dengan menjaga ukuran porsi tetap terkendali.

Reporter :
Editor : Irawan HP