Netral English Netral Mandarin
01:44wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Kunjungi RS Kariadi Semarang, Komisi IX DPR Dukung Uji Klinis Fase 2 Vaksin Nusantara

Selasa, 16-Februari-2021 21:35

Wakil Ketua Komisi IX, Emanuel Melkiades Laka Lena.
Foto : DPR.goid
Wakil Ketua Komisi IX, Emanuel Melkiades Laka Lena.
9

SEMARANG, NETRALNEWS.COM - Sejumlah anggota Komisi IX DPR berkunjung ke Rumah Sakit (RS) Kariadi, Semarang, pada Selasa (16/2/2021) untuk mengetahui kelanjutan pengembangan vaksin Covid-19 yang diberi nama Vaksin Nusantara (Vaknus) dengan mengadakan uji klinis fase 2 Vaknus yang digagas dan dikembangkan oleh mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto.

Pada paparan uji klinis fase 2 itu, Terawan hadir didampingi beberapa staf khususnya terdahulu, Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena dan beberapa anggota lainnya, seperti Dewi  Aryani, Abidin Fikri, Darul Siska, Fadholi dan Nur Yasin. Hadir juga perwakilan dari BPOM.

Dalam pertemuan tersebut, mengemuka dukungan anggota DPR terhadap kelanjutan dari pengembangan Vaksin Nusantara yang diharapkan menjadi jawaban atas beberapa kendala vaksinasi seperti batasan usia dan penyakit penyerta.

Dalam kesempatan tersebut, bahkan ada anggota Dewan dari Komisi IX yang bersedia untuk mengikuti uji klinis.

Meski begitu, kehadiran BPOM juga dipastikan ada dalam setiap lanjutan dari uji klinis ini untuk memastikan kelayakan dan keamanan dari Vaksin Nusantara.

Dukungan Komisi IX atas Vaksin Nusantara, selain bisa digunakan untuk anak-anak, aman bagi komorbid, juga mudah dalam penanganannya dengan jangka waktu seumur hidup. 

Menurut mantan Tenaga Ahli Menteri Kesehatan, Andi, pengembangan Vaknus bermula dari perintah lisan Presiden Jokowi ke Terawan Agus Putrato saat masih menjabat sebagai Menteri Kesehatan. 

“Waktu itu Pak Terawan diperintah Presiden Jokowi untuk mendapatkan menvaksin Covid-19 yang aman bagi anak-anak dan pasien Covid-19 yang punya penyakit penyerta,” katanya.

Andi memaparkan, Presiden Jokowi memberi perintah pada Agustus 2020 dan satu bulan kemudian Terawan membentuk tim untuk mengembangkan Vaknus. “Seperti kita tahu, saat ini Vaknus sudah sampai uji klinis tahap kedua,” katanya.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli