Netral English Netral Mandarin
banner paskah
09:20wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Korupsi Bansos, Saksi: Tak Ada Anggaran Operasional padahal Teman-Teman Harus Lembur

Senin, 15-Maret-2021 21:00

Jurnalis merekam sidang perdana terdakwa penyuap mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara, Hary Van Sidabukke, yang digelar secara virtual
Foto : Antara
Jurnalis merekam sidang perdana terdakwa penyuap mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara, Hary Van Sidabukke, yang digelar secara virtual
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Saksi dalam persidangan menyebut tidak ada anggaran operasional untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) sembako COVID-19.

"Seingat saya tidak ada anggaran dari negara untuk operasional," kata pejabat pembuat komitmen (PPK) bansos Kemensos Matheus Joko Santoso di Pengadilan Tindak Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (15/3/21).

Joko bersaksi melalui konferensi video untuk dua orang terdakwa, yaitu untuk Harry Van Sidabukke yang didakwa menyuap Juliari senilai Rp1,28 miliar dan Ardian Iskandar Maddanatja yang didakwa memberikan suap senilai Rp1,95 miliar terkait dengan penunjukan perusahaan penyedia bansos sembako COVID-19.

"Padahal, teman-teman harus lembur, lalu juga karena WFH (work from home) tidak ada yang jualan makanan, jadi harus pesan katering, harus mantau di lapangan jadi butuh transportasi," katanya.

Menurut Joko, Kemensos tidak memiliki anggaran operasional bansos karena sudah melakukan redistribusi dan realokasi anggaran.

"Anggaran operasional boleh saja diajukan tetapi kami sudah melakukan redistribusi anggaran untuk memaksimalkan program ini karena program (bansos) ini sifatnya masif dan dialokasikan di desa-desa jadi terserap untuk refocusing dan realokasi," kata Joko.

Anggaran yang tersisa untuk operasional di Kemensos sendiri terkait dengan bansos, menurut dia, hanya dapat menutup kebutuhan beberapa minggu saja.

"Padahal, kami harus beli APD (alat pelindung diri) dan lainnya, anggaran rapat kerja untuk melakukan penyusunan buku juga kami realokasi melalui perencanaan dialihkan ke kegiatan untuk mendukung monitoring dan lain-lain," katanya dinukil Antara.

Dalam sidang pada tanggal 8 Maret 2020, terungkap bahwa fee sebesar Rp14,7 miliar yang didapat dari berbagai perusahaan vendor bansos COVID-19 untuk operasional bansos, termasuk untuk kebutuhan mantan Mensos Juliari Batubara.

Uang tersebut, antara lain diberikan kepada para pejabat di Kemensos dan tim pengadaan bansos, pembayaran pengacara, pembayaran hotel, tes swab, seragam baju tenaga pelopor, pembayaran penyewaan pesawat, pembayaran artis Cita Citata, dan sebagainya.

Anggaran untuk bansos sembako COVID-19 adalah sebesar Rp6,84 triliun yang pelaksaannya dibagi dalam 12 tahap pada bulan April—November 2020 dengan masing-masing tahap adalah 1,9 juta paket sembako.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto