Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:30wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Komjen Listyo Calon Tunggal Kapolri, Laode Ida: Pilihan Presiden Sangat Tepat

Kamis, 14-January-2021 06:30

Komjen Listyo Sigit Prabowo.
Foto : antaranews.com
Komjen Listyo Sigit Prabowo.
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wakil Ketua DPD Laode Ida mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajukan Komjen Listyo Sigit Prabowo kepada DPR sebagai calon tunggal Kapolri pengganti Jenderal Polisi Idham Azis. Ia menilai pilihan Jokowi itu sangat tepat.

"Pilihan Presiden ini sangat tepat untuk menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat sekarang ini. Karena Komjen Sigit dikenal sebagai sosok figur polisi yang santun, ramah, komunikatif dan sejuk," kata Laode dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/1/2021).

Menurut Laode, rekam jejak dan prestasi perwira tinggi yang saat ini menjabat Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri itu sangat mumpuni.

"Akpol lulusan tahun 1991 ini pernah tugas di Sulawesi Tenggara dan meninggalkan kesan yang sangat positif di daerah itu," ujar Laode.

"Saat jadi Kapolda Banten juga, kendati awalnya sdikit mendapat reaksi penolakan dari sekelompok masyarakat, namun pada akhirnya harus diakui bahwa kepemimpinannya di Polda Banten sangat damai," ungkapnya.

Laode berharap, tidak ada lagi pihak yang mempersoalkan keyakinan dari Komjen Sigit sebagai calon Kapolri menggantikan Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun pada 1 Februari 2021.

"Karena disamping yang bersangkutan adalah figur yang miliki karakter toleransi yang tinggi dan teruji, juga yang perlu dicatat bahwa kepemimpinan di Polri adalah profesional, bukan berdasarkan agama," ujar Laode.

"Apalagi dalam sejarah Republik Kapolri non muslim baru pertama kali tahun 1970-an dan Komjen Sigit insya Allah akan jadi orang kedua Kapolri yang non muslim," jelasnya.

Laode menegaskan, jabatan Kapolri bukanlah jabatan kepentingan ideologi dan agama tertentu, tetapi soal kemampuan dalam penegakkan hukum, menghadirkan kedamaian, kesejukan, serta mampu melindungi seluruh rakyat Indonesia.

"Sekali lagi, jabatan Kapolri bukan jabatan kepentingan ideologi dan agama tertentu.Hadir sebagai figur pencipta kedamaian, pencipta kesejukan dalam masyarakat, penegakkan hukum dan perlindungan masyarakat yang heteregon di bangsa ini. Dan sekali lagi, sosok itu ada pada diri Jend Pol Listyo Sigit," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi mengusulkan nama Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun. Surat presiden (surpres) untuk calon Kapolri dikirimkan ke DPR oleh Mensesneg Pratikno pada Rabu (13/1/2021).

"Surpres telah kami terima yang mana Bapak Presiden usulkan Kapolri yang akan datang dengan nama tunggal, Bapak Drs Listyo Sigit Prabowo, Msi yang saat ini menjabat Kabareskrim," kata Ketua DPR Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu kemarin. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan HP