Netral English Netral Mandarin
17:12wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Komisaris Pelni Batalkan Kajian Ramadan, Tokoh Papua Ini Sebut BuzzeRp Pimpin BUMN Cuma Urus Radikalisme

Jumat, 09-April-2021 11:45

Tokoh Papua Christ Wamea
Foto : Istimewa
Tokoh Papua Christ Wamea
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -- Komisaris independen PT. Pelni, Kristia Budhyarto alias Dede Budyarto membatalkan rencana kegiatan Kajian online zoom meeting PT. Pelni pada bulan ramadhan 1442 H mendatang.

Pembatalan tersebut dilakukan karena alasan belum mendapatkan izin Direksi. Bahkan Dede Budyarto menyebut pejabat terkait kegiatan tersebut dicopot karena alasan radikalisme.

Menanggapi pembatalan tersebut, pegiat media sosial (medsos), Christ Wamea mengatakan Dede Budyarto diberikan jabatan pimpinan BUMN hanya untuk mengurus radikalisme.

"Bocah buzzeRp dikasih pimpin BUMN kerjanya cuma urus radikalisme," kata tokoh Papua itu dalam akun Twitternya.

Sebelumnya diketahui, Kajian online zoom meeting PT. Pelni pada bulan ramadhan 1442 H mendatang rencananya akan diisi penceramah Ust. Firanda Andirja, Ust. Syafiq Riza Basalamah juga Ketua MUI KH. Cholil Nafis.

Dari flyer yang beredar di media, kajian online tersebut rencananya akan bertemakan “Ramadhan Memperkuat dan Memperteguh Iman” dan masing-masing pengisi kajian sudah diberikan jadwal.

Komisaris independen PT. Pelni, Kristia Budhyarto alias Dede Budyarto yang mendapat informasi tersebut lansung angkat bicara. menurut Dede, kajian tersebut belum mendapat ijin dari Direksi sehingga dibatalkan.

“Sehubungan flyer info penceramah dlm kegiatan Ramadhan di lingkungan PT @pelni162 dr Badan Dakwah Pelni yg sudah beredar luas perlu saya sampaikan bahwa: Panitia menyebarkan info terkait pembicara Ramadhan belum ada ijin dari Direksi. Oleh sebab itu kegiatan tsb DIBATALKAN” Tulis mantan relawan jokowi itu di akun twitter pribadinya @kangdede78, Kamis (8/4/2021).

Lebih lanjut, dalam unggahan twitternya, Dede juga menyebut pejabat yang terkait dengan kepanitiaan acara tersebut telah dicopot.

“Ini pelajaran sekaligus WARNING kpd seluruh BUMN, jangan segan-segan MENCOPOT ataupun MEMECAT pegawainya yg terlibat radikalisme. Jangan beri ruang sdktpun, BERANGUS” tutup Dede.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati