Netral English Netral Mandarin
05:34wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
KOKiApp, Aplikasi untuk Anda yang Suka Masak dan Pesan Makanan dari Koki

Selasa, 23-Maret-2021 17:53

KOKiApp jadi aplikasi yang  cocok bagi Anda yang gemar masak.
Foto : NNC/Martina Rosa
KOKiApp jadi aplikasi yang  cocok bagi Anda yang gemar masak.
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Apakah Anda memiliki hobi memasak atau Anda memiliki hobi kulineran? Atau bahkan Anda suka keduanya, yakni memasak sekaligus makan?  

Jika ya, tidak ada salahnya Anda langsung mengunduh sebuah aplikasi bernama KOKiApp. KOKiApp jadi aplikasi yang  cocok bagi Anda yang gemar masak, kulineran, hingga menjadi peluang berbisnis untuk membangkitkan ekonomi.

Pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) KOKiApp Petar Mihaljcic mengatakan, KOKiApp adalah aplikasi pasar sosial yang funky, untuk semua orang yang suka memasak dan makan. 

Di KOKiApp Anda bisa menemukan dan menikmati semua jenis kuliner yang dibuat oleh para koki yang bermitra dengan KOKiApp. Anda bisa merasakan cara baru kulineran berbagai makanan segar dan sehat, dengan memesan langsung dari para koki berbakat. 

Harga makanan yang disiapkan koki di aplikasi juga lebih murah dan terjangkau bagi para pecinta kuliner. Makanan kemudian bisa dikirimkan ke lokasi Anda, dengan jasa pengiriman makanan. 

"Koki kami berasal dari semua lapisan masyarakat. Ada pelajar, ibu rumah tangga, koki profesional, dokter, make up artis dan masih banyak lagi," kata Petar saat ditemui Netralnews, Selasa (23/3/2021).

Makanan Anda juga akan dihantarkan dengan kemasan yang rapih dan aman untuk makanan. Kemasan kantong juga disediakan yang ramah lingkungan dan bisa digunakan berulang.  

Anda juga tidak perlu khawatir makanan akan berantakan atau disentuh oleh orang lain. Para koki akan mengemas makanan dan memberikan sebuah tanda, dimana hanya konsumen saja yang boleh merusak dan membukanya ketika akan disantap. 

Ketika makanan sampai di tangan Anda, anda tinggal menikmati dengan alat makan yang telah disediakan pula oleh para koki. Selain itu, Anda juga bisa memberikan penilaian atas keseluruhan pelayanan melalui aplikasi. Penilaian bisa terkait rasa dan kualitas makanan, cara komunikasi dan pengemasan yang dilakukan koki.

Tidak hanya itu, Petar juga mengajak Anda untuk bergabung menjadi koki di KOKiApp. Menurutnya KOKiApp menjadi konsep baru, gaya hidup baru dan ekonomi baru untuk semua yang ingin berkreasi di dapur. 

Istimewanya di KOKiApp, Anda tidak perlu pusing memikirkan untuk membangun usaha, memikirkan stok masakan, karena KOKiApp memberikan solusi bagi siapa saja yang memiliki passion memasak dan tidak memiliki risiko.

"Kalau punya passion masak dan seniman di dapur, Anda berhak menjadi 'warga negara KOKi Nation', sebutan komunitas kita. Kita open call masyarakat Jabodetabek menjadi koki di KOKiApp," ajak dia semangat. 

Petar sendiri mengaku, dirinya merupakan salah satu koki di KOKiApp. Petar tidak masak setiap saat dan setiap waktu, tetapi dirinya kerap memasak makanan saat malam hari ketika tiba-tiba lapar. Tetapi makanan yang dia buat ternyata tidak hanya bisa dinikmati sendirian, melainkan bisa difoto dan dijual melalui aplikasi dan dibeli oleh teman komunitas yang juga tengah lapar di waktu yang sama. 

Pada kesempatan yang sama, Selebriti Indra Bekti juga merasa senang akan adanya Aplikasi KOKiApp. Dia bisa memesan makanan dari para koki yang jago masak dan makanannya pun beragam, hanya melalui aplikasi di gawai.

Cara pembayarannya juga mudah, yakni menggunakan layanan sistem pembayaran uang elektronik. 

"Makanan yang disediakan juga home made dan ada personal touch, jadi bisa request sesuai dengan yang diinginkan (contoh: dikurangi garam)," kata Indra. 

Menurutnya, personal touch yang terjalin antara konsumen dan koki juga mampu membangun kedekatan secara personal. KOKiApp juga membuka peluang bagi siapa saja yang ingin menjadi juru masak dan bisa menolong perekonomian, apalagi di saat Pandemi Covid-19.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani