Netral English Netral Mandarin
banner paskah
23:19wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Kocak, Anies Disebut 'Ghosting' Warga Miskin Jakarta Soal Rumah DP 0 Persen, DS: Kena Korupsi Pula

Sabtu, 13-Maret-2021 14:20

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
Foto : Twitter
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar (DS) menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan sebutan yang sedang trend Ghosting. 

Denny menyebut kalau Anies melakukan Ghosting pada program DP 0 persen. Apalagi, ditambah kasus korupsi yang terjadi pada program pengadaan tanah itu. 

"Ghosting itu adalah janji bikin rumah DP 0 rupiah untuk warga miskin, eh ternyata pas dibangun yang mampu beli hanya kelas menengah. Yang dulu janji, pelan2 ngilang. Kena kasus korupsi pulak," tulisnya seperti dilansir Sabtu (13/3/2021). 

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyidikan baru terkait dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Keluaran Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri menyebut penyidikan dilakukan usai pihaknya menemukan dua bukti permulaan yang cukup. Penyidik sudah menetapkan Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya sebagai tersangka.

"Pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan para tersangka telah dilakukan," ujar Ali. 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menonaktifkan Yoory C Pinontoan. Tindakan tersebut diambil setelah penetapan tersangka oleh KPK.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati