Netral English Netral Mandarin
banner paskah
12:19wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Kiat Jaga Diri dari Varian Baru Corona B117, Begini Saran Pakar Pulmonologi FKUI 

Kamis, 04-Maret-2021 14:00

Ilustrasi virus corona.
Foto : freepik.com
Ilustrasi virus corona.
31

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pakar pulmonologi dan ilmu kedokteran respirasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof dr Tjandra Yoga Aditama mengingatkan kemungkinan dampak masuknya varian baru virus corona B117. Diketahui, varian baru coronan ini sudah terdeteksi di Indonesia pada 2 Maret lalu.

Untuk itu, ia menyarankan untuk menerapkan protokol kesehatan lebih ketat dengan cara mengenakan masker, mencuci tangan rutin, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Yang jelas 3M, dan M-M lain harus maksimal. Tentang masker yang sejauh ini ada adalah double masker kain, tentu masker medis lebih bagus dan apalagi kalau N95. Saya biasa pakai N95 karena usia sudah 66 tahun," ujarnya di Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Menurutnya, ada sejumlah kemungkinan dampak mutasi virus penyebab COVID-19 ini salah satunya terkait diagnosis. Meski ada perubahan pada antena atau spike virus akibat mutasi, tetapi PCR masih tetap berfungsi baik.

Diterangkannya juga, varian ini disebutnya lebih mudah dibandingkan dengan versi yang lama.

"Sebagian data menyebutkan penularannya dapat sampai 30- 50 persen lebih sering," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa saat ini belum ada cukup bukti mutasi ini akan membuat penyakit jadi lebih berat. 

Namun, para peneliti dari New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group di Inggris (NERVTAG) pada 11 Februari lalu melalui laporannya menyebutkan ada hubungan B117 dan meningkatnya risiko pasien harus dirawat di rumah sakit dan bahkan kematian meski potensi kelemahan dalam sistem pengumpulan data mungkin terjadi.

Ia menambahkan, sejauh ini belum ada laporan yang jelas yang menyebutkan mutasi B117 berdampak pada efektifitas vaksin. Artinya, vaksin yang kini tersedia tetap dapat bermanfaat sesuai nilai efikasinya.

Sebagai informasi, Inggris yang menjadi asal mula B117 melaporkan pasien terkonfirmasi B117 dan B1351 dari Afrika Selatan.

"Artinya, kita semua juga perlu waspada terhadap kemungkinan mutasi ganda seperti ini," ujarnya, seperti dilansir Antara.

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP