Netral English Netral Mandarin
01:35wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Ketua DPRD DKI Bilang Pemprov Beli Tanah Bodong, DS: Data Pembelian Ternyata, Anies Mana Anies

Selasa, 16-Maret-2021 14:45

Gubernur Anies Baswedan
Foto : Istimewa
Gubernur Anies Baswedan
7

JAKARTA, NETRALNEWS. COM - Pegiat media sosial Denny Siregar (DS) mengungkapkan perkembangan kasus pembelian tanah Down Payment (DP) 0 Persen. Menurutnya, terbaru adalah pembelian tanah fiktif alias bodong.

"Haha data pembelian tanah ternyata bodong, sodara2. Anies mana aniesssss...(Ikon Ketawa)," tulisnya seperti dilansir di Jakarta, Selasa (16/3/2021).

Seperti diketahui, Kepala Badan Pembina BUMD DKI Jakarta Riyadi mengatakan, terdapat catatan lahan yang sudah dibeli Perumda Pembangunan Sarana Jaya seluas 70 hektare.

Lahan tersebut, kata Riyadi, diminta oleh Pemprov DKI untuk dievaluasi kembali apakah dibeli untuk membangun rumah DP Rp 0 saja atau peruntukan lain.

"Tadi ada catatan dari Plt Dirut (Pembangunan Sarana Jaya) tanah yang sudah dibeli sudah 70 hektare, dan saya enggak tahu ini, nanti yang kami dorong dilakukan evaluasi, apakah tanah 70 hektare itu seluruhnya untuk DP Rp 0 atau untuk land banking," kata Riyadi dalam ruang rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta. Seperti dinukil kompas.com

Pimpinan sidang yang juga Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz kemudian menanyakan kapan pihak Pembangunan Sarana Jaya siap memaparkan data terkait letak lahan 70 hektare.

"Kapan bapak bisa siap datanya," kata Aziz.

Aziz mengatakan, apabila dalam seminggu data tersebut bisa disiapkan, maka rapat kerja akan ditunda dan dilanjutkan pekan depan.

Indra Sukmono mengatakan tidak menyanggupi waktu sepekan yang ditawarkan oleh Aziz.

"Kalau boleh paling lambat satu bulan," kata Indra.

Mendengar jawaban tersebut, Ketua DPRD DKI Prasetio menganggap apa yang dipaparkan Indra soal pembelian lahan 70 hektar adalah data bodong. 

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati