Netral English Netral Mandarin
banner paskah
04:28wib
KontraS menyatakan selama 100 hari kepemimpinan Jenderal Listyo, kondisi penegakan hukum dan HAM yang dilakukan oleh kepolisian tak kunjung membaik. Pemerintah Nepal tengah kelabakan karena jumlah kasus infeksi virus corona di negara itu melonjak 57 kali lipat, akibat penyebaran virus jenis mutasi dari India.
Kemensos Sinergi dengan LAPAN untuk Percepat Kesejahteraan Sosial

Senin, 19-April-2021 12:50

Seremoni Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Kemensos dengan LAPAN tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Melalui Pemanfaatan dan Pengembangan Sains dan Teknologi Penerbangan dan Antariksa
Foto : Netralnews.com /Martina Rosa Dwi Lestari
Seremoni Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Kemensos dengan LAPAN tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Melalui Pemanfaatan dan Pengembangan Sains dan Teknologi Penerbangan dan Antariksa
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) menjalin sinergitas dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) untuk pengembangan sains dan teknologi dalam upaya percepatan pembangunan kesejahteraan sosial. 

“Kerja sama dengan LAPAN untuk mendukung penyediaan data berbasis penginderaan jarak jauh guna mendukung penyusunan kebijakan serta pelaksanaan program sesuai salah satu prinsip pembangunan yaitu tematik, holistik, integratif serta spasial,” ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini di Kantor LAPAN di Jakarta, Senin (19/4/2021). 

Pernyataan itu disampaikan Mensos Risma dalam Nota Kesepahaman Antara Kemensos dengan LAPAN tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Melalui Pemanfaatan dan Pengembangan Sains dan Teknologi Penerbangan dan Antariksa. 

Kerjasama Kemensos dan LAPAN sangat strategis dan seharusnya dimanfaatkan untuk pelaksanaan program penyelenggaraan kesejahteraan sosial bisa berjalan lebih baik, efektif, serta efisien. 

Data dan informasi, kata Mensos, berbasis penginderaan jarak jauh dari LAPAN mempermudah pengambilan keputusan secara cepat dan tepat terkait mitigasi bencana, bantuan sosial dan dukungan analisis kondisi lingkungan.  

Kemensos mengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terkait data penduduk dengan status sosial ekonomi terendah, sehingga dengan data penginderaan jauh bisa memperkaya DTKS dan bisa lebih akurat. 

“Data penginderaan jauh membantu pemetaan wilayah kemiskinan, kondisi lingkungan keluarga miskin tinggal, serta pemetaan potensi yang bisa dikembangkan,” ujar Mensos. 

Data berbasis penginderaan jauh, juga bisa digunakan dalam pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil  (KAT), yaitu pemetaan lokasi KAT, melihat ketersediaan akses, serta kondisi sebelum dan sesudah program pemberdayaan.    

Secara teknis menggunkaan pemanfaatan titik koordinat dengan jarak hingga setengah meter.

"Data permukaan bisa dipotret dengan citra satelit hingga jarak setengah meter terkait kondisi dan menjadi data  bahan pengambilan kebijakan," tandas Mensos.

Kepala LAPAN Thomas Djamaludin mengakui bila ada kekurangan citra satelit, salah satu kendala apabila cuaca sedang berawan. Pada kondisi tersebut, citra satelit kurang menangkap data.

"Untuk di Papua yg berawan citra satelit kurang menangkap, maka akan menggunakan pesawat tanpa awak atau drone," kata Thomas. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli