Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:16wib
KontraS menyatakan selama 100 hari kepemimpinan Jenderal Listyo, kondisi penegakan hukum dan HAM yang dilakukan oleh kepolisian tak kunjung membaik. Pemerintah Nepal tengah kelabakan karena jumlah kasus infeksi virus corona di negara itu melonjak 57 kali lipat, akibat penyebaran virus jenis mutasi dari India.
Kemensos - Sido Muncul Salurkan Bantuan Terdampak Banjir NTT

Rabu, 14-April-2021 17:02

Menteri Sosial, Tri Rismaharini dan Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat,
Foto : Kemensos
Menteri Sosial, Tri Rismaharini dan Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat,
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. kembali menyalurkan bantuan penanganan korban bencana melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Ini adalah bantuan kedua yang disalurkan industri jamu tersebut melalui Kemensos. 

Atas nama pemerintah, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Sido Muncul. 

Mensos menekankan, penanganan berbagai masalah kesejahteraan sosial membutuhkan kontribusi dan sinergi dengan semua pihak, termasuk dunia usaha dan para dermawan dan unsur-unsur masyarakat lainnya. Tidak terkecuali pada saat sebagian anak bangsa menghadapi bencana seperti di NTT dan NTB. 

"Atas nama pemerintah, saya ucapkan  terima kasih atas keperdulian PT Sido Muncul. Bantuan ini akan diproyeksikan untuk penyiapan rumah warga yang rusak,” kata Mensos.

Pernyataan itu disampaikan Mensos dalam acara penyerahan bantuan dari PT Sido Muncul yang diserahkan langsung oleh Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat, di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Kali ini PT Sido Muncul menyerahkan bantuan sebesar Rp500 juta untuk disalurkan kepada korban bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebelumnya, pada bulan Februari lalu, industri jamu ini juga telah menyalurkan bantuan untuk bencana yang tengah melanda di berbagai penjuru tanah air, mulai dari bencana banjir, tanah longsor, erupsi gunung, dan sebagainya.

Mensos menyatakan, bantuan ini akan difokuskan untuk membantu pemulihan tempat tinggal korban bencana. 

"Karena mereka sudah terlalu lama berada di pengungsian. Terutama untuk mereka yang memiliki lahan yang sudah siap,” kata Mensos yang hadir didampingi Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto.

Pemulihan rumah korban mendesak karena mereka pada dasarnya mereka memiliki lahan namun rumahnya rusak oleh banjir. 

“Jadi bagaimana mereka bisa menempati rumah masing masing. Kan mereka punya ladang dan tanah tapi semua kena musibah,” katanya.

Pada kesempatan sama, Irwan Hidayat menyatakan, penyerahan bantuan ini bentuk dari rasa simpati dan keinginan tulus membantu saudara sebangsa yang tertimpa musibah.

“Untuk menyalurkan bantuan kami lihat yang siap. Ya yang siap dalam hal ini kan pemerintah. Jadi ini juga sebagai bentuk kepercayaan kepada pemerintah,” kata Irwan.

Sebelumnya PT. Sido Muncul juga telah memberikan bantuan tahap I senilai Rp 500.000.000 untuk bencana NTT.

Kementerian Sosial juga menyalurkan bantuan dari Yayasan Metropolitan Peduli berupa obat-obatan senilai Rp 20.000.000 untuk bencana banjir Kalimantan Selatan. 

Selain itu, bantuan untuk korban bencana banjir NTT dari Indonesia Korea Women Asociation senilai Rp 35.000.000 berupa kebutuhan perlengkapan bayi. Ada juga bantuan tenda pleton sebanyak 20 buah senilai Rp 110.000.000 untuk korban bencana Sulawesi Barat dari Indomaret. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati