Netral English Netral Mandarin
banner paskah
09:56wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Kemensos Realisasikan Santunan Kematian untuk 108 Korban Jiwa Gempa Sulbar

Kamis, 25-Februari-2021 13:42

Para pengungsi gampa Majene dan Mamuju
Foto : Kemensos
Para pengungsi gampa Majene dan Mamuju
18

MAJENE, NETRALNEWS.COM - Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan santunan kematian untuk korban bencana gempa bumi di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat. Sesuai data dari Pemerintah Daerah, Kemensos telah menyalurkan santunan kepada ahli waris 108 korban meninggal dengan nilai total Rp1.620.000.000. 

Data pemda yang diterima Kemensos, dari 108 korban jiwa dengan rincian di Kabupaten Majene sebanyak 13 orang dan Kabupaten Mamuju sebanyak 95 orang dengan nilai santunan sebesar Rp15 juta/jiwa.

“Kemensos bekerja sama dengan PT Bank Mandiri menyalurkan santunan melalui mekanisme non tunai. Dengan demikian, diharapkan penyaluran santunan tepat sasaran dan tepat jumlah kepada penerima manfaat,” kata Plh Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Rachmat Koesnadi, di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Secara simbolik, santunan ahli waris korban bencana gempa bumi sudah diserahkan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Sosial Tri Rismaharini, 28 Januari 2021 ke Provinsi Sulawesi Barat, silam.

Menurut Rachmat, selama fase tanggap darurat, Kemensos bersama Dinas Sosial setempat telah melakukan beberapa langkah. Di antaranya dengan melakukan pendistribusian logistik untuk pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana alam.

Kemensos juga melakukan pengerahan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk pelayanan Dapur Umum Lapangan guna pemenuhan kebutuhan permakanan bagi masyarakat terdampak bencana. 

“Selain itu, Kemensos juga melakukan intervensi Layanan Dukungan Psikososial untuk mengurangi dampak trauma pada korban. Serta mengidentifikasi ahli waris korban bencana gempa bumi yang meninggal dunia untuk rencana pemberian santunan duka,” katanya.

Pada fase tanggap darurat, Kemensos sudah menyalurkan bantuan sebesar Rp. 3.277.380.698. Yakni untuk bantuan logistik tanggap darurat, bantuan beras regular dan bantuan bahan natura dapur umum lapangan.

“Sehingga total bantuan Kemensos untuk penanganan bencana gempa bumi di Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2021 sebesar Rp4.897.380.698,” kata Rachmat.

Komisi VIII Pantau Penyaluran

Penyaluran santunan kematian korban meninggal akibat gempa Provinsi Sulawesi Barat kepada ahli waris mendapat perhatian dari wakil rakyat. Anggota Komisi VIII DPR RI  H. Arwan M. Aras. Di Kabupaten Mamuju (Rabu, 24/02), Arwan menyalurkan santuan kematian terhadap sebanyak 95 jiwa dengan total bantuan senilai Rp1.425.000.000. Dalam kesempatan tersebut, hadir Kadinsos Mamuju Kabupaten Mamuju Luthfi bersama Kabid Linjamsos Dinsos Provinsi Sulawesi Barat, Fatmawati. 

Di Kabupaten Majene (Selasa, 23/2/2021), Arwan M Aras memantau penyaluran dana santunan kepada sebanyak 13 jiwa dengan total bantuan senilai Rp. 195.000.000. pada kesempatan ini, ia didampingi Kasubdit Pemulihan dan Penguatan Sosial PSKBA Pudak Bektiwidari. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Majene H Lukman bersama Forkopimda Kabupaten Majene.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati