Netral English Netral Mandarin
banner paskah
04:41wib
KontraS menyatakan selama 100 hari kepemimpinan Jenderal Listyo, kondisi penegakan hukum dan HAM yang dilakukan oleh kepolisian tak kunjung membaik. Pemerintah Nepal tengah kelabakan karena jumlah kasus infeksi virus corona di negara itu melonjak 57 kali lipat, akibat penyebaran virus jenis mutasi dari India.
Kemenparekraf Pangkas Target Jumlah Wisman Jadi 4 Juta Tahun Ini, Sebelumnya 19 Juta

Kamis, 22-April-2021 20:20

Bandara Ngurah Rai Bali.
Foto : indonesia.travel
Bandara Ngurah Rai Bali.
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf) memangkas target jumlah wisatawan mancanegara dan domestik yang tertuang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2016-2021.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya mengatakan RPJM yang disusun tiap lima tahun mengalami revisi saat terjadinya pandemi COVID-19, dikarenakan hal yang telah direncanakan sebelumnya dinilai tidak bisa memenuhi target.

"Kami juga sudah melakukan penyesuaian-penyesuaian target terutama wisatawan mancanegara karena wisatawan mancanegara itu kan border ditutup jadi kita tidak mungkin menyesuaikan dengan target RPJM," ujar Nia dalam sebuah diskusi daring, Kamis (22/4/2021).

Ia mengungkapkan, target tahun ini untuk wisatawan mancanegara menjadi 4 juta pergerakan dari yang awalnya 19 juta pergerakan.

Untuk nilai devisanya menjadi 4,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dan untuk ekspor ekonomi kreatif menjadi sebesar 17,45 miliar dolar AS.

"Untuk wisatawan nusantara dari 320 juta pergerakan disesuaikan sampai 180 juga pergerakan. Karena tidak hanya wisatawan mancanegara yang menghadapi tantangan dengan ditutupnya border, wisatawan nusantara pun sama mengalami tantangan," kata Nia, seperti dikutip dari Antara.

"Berdasarkan statistik, masa panen wisatawan nusantara itu saat pulang kampung, ternyata sekarang tidak boleh pulang kampung kan. Kemudian liburan anak sekolah dan ketika ada long weekend atau cuti bersama. Ini juga sama, ini tantangan yang kita hadapi untuk target wisatawan nusantara walaupun tetap penyesuaian," ujarnya.

Reporter :
Editor : Irawan HP