Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:54wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
Kemenkes-Kemenristek Kerja Sama Terkait Surveilans Genom Virus SARS COV-2 

Jumat, 08-January-2021 20:00

Menkes dan Menristek Tandatangani MoU Terkait Surveilans Genom Virus SARS COV-2 
Foto : Netralnews/Martina Rosa Dwi Lestari
Menkes dan Menristek Tandatangani MoU Terkait Surveilans Genom Virus SARS COV-2 
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kemenristek/BRIN tandatangani MoU terkait Surveilans Genom Virus SARS COV-2. 

Kepala Badan Litbangkes Slamet mengatakan, penandatanganan MOU dilakukan antara Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro.

Selain itu ada penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes dengan Sekretaris Jenderal Kemenristek/Sekretaris Utama BRIN tentang riset dan inovasi dalam rangka Surveilans Genom Virus SARS COV-2. 

"Kerja sama ini dilatarbelakangi adanya pandemi yang berdampak luas dan sejumlah negara seperti Inggris dan Afrika Selatan yang telah melaporkan adanya mutasi Virus SARS COV-2 yang baru," kata Slamet dalam konferensi pers virtual, Jumat (8/1/2021).

Maka dari itu menurutnya sangatlah penting untuk melakukan kerja sama untuk identifikasi mutan Virus SARS COV-2 untuk penanggulangan Covid-19 melalui Surveilans Genom Virus.

Berdasarkan hal tersebut Kemenkes dan Kemenristek/BRIN telah sepakat untuk melaksanakan kerja sama Surveilans Genom Virus SARS COV-2. Dokumen perjanjian telah dibahas bersama secara intensif oleh perwakilan dari kedua kementerian.

"Kami laporkan bahwa saat pembahasan telah disepakati bahwa dalam implementasinya akan melibatkan banyak pihak. Antara lain perguruan tinggi, rumah sakit, laboratorium yang ada di Indonesia," kata dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP