Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:24wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Keberatan Lockdown Akhir Pekan, PHRI: Bakal Banyak Lagi Restoran Tutup Permanen

Sabtu, 06-Februari-2021 11:00

PHRI keberatan diberlakukannya lockdown akhir pekan.
Foto : IDN Times
PHRI keberatan diberlakukannya lockdown akhir pekan.
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyatakan keberatan diberlalukannya loackdown pada akhir pekan.

Ketua Badan Pimpinan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Sutrisno Iwantono menjelaskan kepada pengkajian Opsi Lockdown Akhir Pekan dalam penanganan COVID-19 oleh Pemerintah pihaknya melakukan pertemuan pada hari Kamis, 4 Februari 2021, dipimpin oleh Sutrisno Iwantono selaku Ketua BPD PHRI DKI Jakarta.

“BPD PHRI DKI Jakarta berpendapat bahwa dengan berjalannya PPKM Jawa Bali, usulan Lockdown Akhir Pekan ini terlalu mendadak dan akan semakin memberatkan pelaku usaha khususnya Hotel dan Restoran di Jakarta. Sebelum mengeluarkan kebijakan tentang Lockdown Akhir Pekan ini, hendaknya Pemda DKI Jakarta mengadakan dialog dengan pihak yang terlibat seperti para Pelaku Usaha,” tutur Sutrisno dalam siaran persnya, Sabtu, (6/2/2021).

Menurut dia, hotel dan restoran berada di dalam situasi yang sangat terpuruk. Dewasa ini, sudah mulai banyak reservasi untuk acara-acara pertemuan dan pernikahan dalam skala kecil di Hotel dan Restoran, tentunya akan berdampak dalam pembatalan dan pengembalian pembayaran jika Opsi ini berjalan.

Untuk hotel tamu hotel pun harus check out lebih awal dari seharusnya karena mereka tidak boleh keluar dari area hotel pada saat Lockdown sedang berjalan.

Untuk restoran PHRI Pusat melakukan survey di bulan September 2020 terhadap 9.000 lebih restoran di seluruh Indonesia, dengan 4.469 responden. Ditemukan sekitar 1.033 restoran yang tutup permanen. Sejak bulan Oktober 2020 sampai sekarang, bisa diperkirakan sekitar 125 – 150 restoran yang tutup per bulan. Jika Opsi ini berjalan, bisa dipastikan penutupan restoran secara permanen akan mencapai sekitar 750.

Penutupan usaha bisnis secara permanen berarti tingkat pengangguran pun bertambah. BPD PHRI DKI Jakarta menyampaikan usulan terhadap opsi lockdown akhir pekan, dan meminta kepada Pemda DKI Jakarta untuk mempertimbangkan hal-hal berikut:

Restoran yang sudah menerapkan Protokol Kesehatan untuk diberikan pengecualian untuk buka sampai pukul 21:00 dengan kapasitas duduk makan menjadi 50%.

Pemda DKI Jakarta dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan edukasi kepada masyarakat secara terus menerus dan mendisiplinkan masyarakat, terutama pada klaster utama penularan, ditingkat RT/RW kelurahan dan kecamatan

Memperbanyak fasilitas umum cuci tangan, penyediaan masker dan jika mungkin adalah face shield ditengah masyarakat terutama di klaster utama penular. Khusus untuk pusat perbelanaan dapat disediakan GeNose.

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani