Netral English Netral Mandarin
banner paskah
22:52wib
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, Senin (10/5/2021), mengumumkan lockdown atau penerapan perintah kontrol pergerakan (MCO) di seluruh wilayah negara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat atau penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah pada hari ini, Selasa (11/5) secara daring dan luring.
Katanya Cipinang Melayu Sudah Tak Banjir Lagi? Netizen: Tau2nya Banjir Melulu, Ah Sudahlah

Kamis, 15-April-2021 09:41

Ilustrasi Anies Baswedan bersama korban banjir
Foto : Republika
Ilustrasi Anies Baswedan bersama korban banjir
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Banjir kembali melanda RW 04 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur. Banjir terjadi akibat luapan Kali Sunter dan hujan deras.

"Sudah mulai surut, hanya tinggal di jalan 20 cm," kata Ketua RW 04 Irwan Kurniadi saat dihubungi, Rabu (14/4/2021).

Irwan mengatakan banjir sempat merendam permukiman warga setinggi 75 cm. Namun tinggi air bervariasi.

"Sehabis hujan menjelang buka puasa. Jam 21.00 WIB sudah surut. Paling dalam tadi 75 cm," kata dia.

Irwan mengatakan pada sore tadi hujan mengguyur deras di kawasan tersebut. Banjir juga diakibatkan oleh luapan kali Sunter.

"Karena luapan Kali Sunter dan hujan lokal yang cukup tinggi dan deras," katanya.

Irwan mengatakan tidak ada warga yang mengungsi akibat banjir ini. Saat ini, aktivitas warga sudah normal.

"Alhamdulillah sudah nggak mengganggu aktivitas warga lagi," sebutnya.

Sementara itu, petugas call center Damkar Jaktim, Dwi, mengatakan laporan banjir diterima pukul 18.00 WIB. Sebanyak 8 unit kendaraan quick respons dikerahkan untuk menyedot banjir.

"Belum selesai. Masih berlanjut," kata Dwi dilansir detik.com.

Persoalan banjir di Cipinang Melayu ternyata mendapat sorotan warganet. Lagi-lagi sosok Anies Baswedan menjadi bahan sindiran. 

Hal ini salah satunya tercermin di akun FB Mak Lambe Turah, Kamis 15/4/21). 

MLT: Katanya udah gak banjir lagi, eh tau2nya banjir mulu ternyata.... ah....sudahlah...."

Dhed: “Krn yg ngomong tukang ngibul, akhirnya dikibulin juga sama...”

Iwan Tio Budiono: “Asuuuudahlaaah....”

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto