Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:49wib
Leicester City berhasil menyabet gelar juara Piala FA usai membungkam Chelsea 1-0 di Stadion Wembley, Sabtu (15/5). Gol tunggal kemenangan The Foxes dicetak oleh Youri Tielemans di menit ke-63. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menutup sementara Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan, pada 16-17 Mei 2021.
Kasus Korupsi di Dinas Damkar Depok, EK: Kalau di Jakarta Kelebihan Bayar

Rabu, 21-April-2021 11:30

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Eko Kuntadi menyoroti kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok.

Dalam dugaan korupsi tersebut meliputi pengadaan sepatu PDL yang mahal namun mutunya di bawah spesifikasi, hingga honorarium penyemprotan desinfektan yang cuma dicairkan Rp 850.000 dari total Rp 1,7 juta yang semestinya diterima.

Eko mengatakan, kasus korupsi yang terjadi di Depok tersebut, jika di Jakarta dinamakan kelebihan bayar.

"Di Depok ini namanya korupsi. Di Jakarta namanya kelebihan bayar!  Beda bung!," kata Eko dalam akun Twitternya.

Awal mula dugaan korupsi di internal Damkar Depok mencuat setelah anggota Damkar Depok, Sandi membongkarnya di media sosial. Dugaan korupsi tersebut dibongkar dengan melakukan aksi protes di Balai Kota Depok. Aksi itu kemudian viral.

Sandi membawa poster bertulisan 'Bapak Kemendagri tolong, untuk tindak tegas pejabat di dinas Damkar Depok. Kita dituntut kerja 100 persen, tapi peralatan di lapangan pembeliannya tidak 10 persen, banyak digelapkan!!!'. Ada juga poster, 'Pak Presiden Jokowi tolong usut tindak pidana korupsi Dinas Pemadaman Kebakaran Depok #StopKorupsiDamkar'.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati