Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:41wib
Manchester City melewatkan kesempatan mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini seusai menderita kekalahan dari Chelsea, Sabtu (8/5/2021) malam WIB. Potongan surat perihal penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) beredar.
Kasus Harian COVID-19 Tembus Angka 200.000, Pejabat India: Situasinya Mengerikan

Kamis, 15-April-2021 22:42

India melaporkan 200.739 kasus COVID-19 dalam 24 jam terakhir.
Foto : Istimewa
India melaporkan 200.739 kasus COVID-19 dalam 24 jam terakhir.
5

NEW DELHI, NETRALNEWS.COM - Kasus harian COVID-19 di India menembus angka 200.000 pada Kamis (15/4/2021) dan pusat bisnis Mumbai memberlakukan penguncian, saat banyak rumah sakit rujukan COVID-19 melaporkan krisis parah persediaan oksigen dan tempat tidur.

Lonjakan itu merupakan rekor ketujuh dalam delapan hari terakhir dan muncul saat India berjuang melawan gelombang besar infeksi kedua, yang berpusat di Negara Bagian Maharashtra, tempat Mumbai berada. Negara bagian barat itu menyumbang sekitar seperempat dari total kasus di India.

India melaporkan 200.739 kasus COVID-19 dalam 24 jam terakhir, menurut data Kementerian Kesehatan yang dirilis pada Kamis. Tercatat pula 1.038 kematian COVID-19 sehingga totalnya menjadi 173.123.

Beban kasus COVID-19  India mencapai 14,1 juta, tepat di belakang Amerika Serikat, yang melaporkan 31,4 juta kasus.

Rumah sakit dan dokter di Maharashtra serta di kawasan lainnya seperti Gujarat dan Delhi di wilayah utara melaporkan kekisruhan saat fasilitas layanan kesehatan kewalahan menghadapi lonjakan penerimaan pasien COVID-19.

"Situasinya mengerikan. Kami rumah sakit dengan kapasitas 900 tempat tidur, namun terdapat sekitar 60 pasien yang menunggu dan kami tidak mempunyai tempat untuk mereka," kata Avinash Gawande, pejabat di Government Medical College and Hospital di Nagpur, pusat komersial di Maharashtra.

Rumah sakit di tempat lain seperti Gujarat, kampung halaman Perdana Menteri Narendra Modi, melaporkan kelangkaan oksigen. "Jika kondisinya terus begini, maka jumlah kematian akan semakin bertambah," tulis kepala medis Ahmedabad dalam sebuah surat kepada kepala menteri Negara Bagian Gujarat.

Pemerintah India mengaku sedang memproduksi oksigen dengan kapasitas penuh setiap harinya selama dua hari terakhir dan telah meningkatkan produksi.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati