Netral English Netral Mandarin
05:30wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
Kasus 6 Laskar FPI, Amien Rais Singgung Neraka Jahanam, Ade: Pak, Sudah Ya, Istirahat Deh

Kamis, 11-Maret-2021 12:53

Dosen Ilmu Komunikasi UI Ade Armando
Foto : Media Indonesia
Dosen Ilmu Komunikasi UI Ade Armando
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Amien Rais dkk yang tergabung dalam Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam Laskar Front Pembela Islam (FPI) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Pada pertemuan itu, Amien Rais cs menyampaikan kepada Presiden soal keyakinan mereka bahwa telah terjadi pembunuhan secara kejam terhadap 6 laskar FPI dalam peristiwa Km 50 Tol Jakarta-Cikampek pada Desember 2020 lalu. TP3 pun meminta agar kasus tersebut dibawa ke pengadilan HAM karena ada pelanggaran HAM berat.

Amin Rais juga menyebut bahwa 6 Laskar FPI itu merupakan syuhada (orang-orang yang mati syahid) hingga mengingatkan soal ancaman neraka jahanam bagi mereka yang membunuh orang beriman.

Mengomentari hal itu, Dosen Ilmu Komunikasi UI Ade Armando menilai,langkah Amien menemui Jokowi dan menyampaikan sikapnya soal kasus 6 Laskar FPI, seolah-seolah ingin menunjukkan bahwa dia 'masih ada'.

 

"Amien Rais merasa perlu menunjukkan bahwa dia masih ada. Di depan Presiden, dia bilang, enam anggota FPI yang menyerang polisi itu adalah syuhada. Yang membunuh mereka masuk neraka jahanam," tulis Ade di akun Twitternya, Kamis (11/3/2021).

Ade Armando lantas menyarankan supaya mantan Ketua MPR itu istirahat dan tak perlu lagi bermanuver untuk menunjukkan seolah masih punya kekuatan. "Pak, sudah ya. Istirahat deh," sentil Ade. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli