Netral English Netral Mandarin
banner paskah
20:52wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Kapal Survei Tiongkok Menyusup Perairan Indonesia, Said Didu Pertanyakan Ini Ke Menhan Prabowo

Jumat, 15-January-2021 11:00

Mantan Seketaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu
Foto : Twitter
Mantan Seketaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Seketaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu mengungkapkan kalau pertahanan Indonesia sudah alami kegagalan.

Sebab, kapal survei Tiongkok berhasil memasuki perairan Indonesia tanpa terdeteksi. Hal itu diungkapkan Said Didu lewat akun resmi twitternya @msaid_didu seperti dilansir Jakarta, Jumat (15/1/2021).

"Bapak Menhan @prabowo yth, kalau ini benar berarti pertahanan kita sdh jebol. Sudah berapa miles kapal tsb memasuki wilayah laut kita tapi tsk "terdeteksi" dan sdh berada dekat Ibu Kota Jakarta," tulisnya.

Selain itu, Said Didu juga mensisipkan berita media daring berjudul:Saat Operasi SAR Sriwijaya Air, Bakamla Cegat Kapal Survei China Menyusup di Selat Sunda

Seperti diketahui, Badan Keamanan Laut (Bakamla) dilaporkan telah mencegat kapal survei milik China di perairan Selat Sunda pada Rabu (13/1) malam.

Pencegatan ini bermula saat Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Bakamla melaporkan keberadaan kapal mencurigakan yang berlayar di wilayah Selat Sunda.

Kapal yang terdeteksi itu adalah terdeteksi kapal survei/research vessel Xiang Yang Hong 03 berbendera China yang melaju dengan kecepatan 10,9 Knots dan tengah menuju ke Barat Laut. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati