Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:01wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Kanselir Jerman: Kami Menghadapi Gelombang Ketiga COVID-19

Rabu, 24-Februari-2021 09:45

Kanselir Jerman, Angela Merkel.
Foto : DW News
Kanselir Jerman, Angela Merkel.
20

MUNICH, NETRALNEWS.COM - Jerman sedang berada dalam gelombang ketiga pendemi virus corona, kata Kanselir Angela Merkel di hadapan anggota dewan partai konservatifnya, menurut dua sumber partisipan rapat.

"Kita kini berada dalam gelombang ketiga," kutip mereka. 

Menurut sumber itu, Merkel memperingatkan bahwa pelonggaran aturan penguncian yang diberlakukan akhir tahun lalu dan yang diperpanjang sampai 7 Maret harus dilakukan secara bertahap dan hati-hati.

Penutupan usaha non-esensial dan kontrol perbatasan dengan Austria dan Republik Ceko, di mana terdapat wabah yang terkait dengan varian COVID-19 yang lebih menular, berhasil membantu pemerintah Jerman menurunkan infeksi baru harian COVID.

Akan tetapi peluncuran vaksinasi yang lamban serta risiko wabah utama dari varian yang cepat menyebar, yang telah teridentifikasi di Jerman dapat lebih mempersulit pelonggaran pembatasan.

"Kita tidak dapat mengendalikan pasang surut," kata Merkel di hadapan partisipan, mengisyaratkan bahwa dirinya ingin kembali ke kehidupan normal dilakukan secara hati-hati guna menghindari penguncian lanjutan jika infeksi mulai melonjak lagi.

Merkel menambahkan bahwa menyediakan lebih banyak tes cepat COVID-19 dan meningkatkan kapasitas pengujian dapat menjadikan kembali ke kehidupan normal lebih tahan lama, kata kedua sumber. 

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian