Netral English Netral Mandarin
04:15wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Kangen Bali? Banyak Tempat Asyik di Seminyak Saat Ini

Rabu, 31-Maret-2021 20:10

Keindahan kawasan di Seminyak.
Foto : Piknikdong
Keindahan kawasan di Seminyak.
9

SEMINYAK, NETRALNEWS.COM - Setahun pandemi Covid-19, tentu banyak yang kangen jalan-jalan, termasuk ke Bali. Kini Bali memang sudah sangat siap menyambut para tamunya, termasuk turis mancanegara yang rencananya bakal dilehkan pada Juli nanti.

Jika Anda berkunjung ke Bali, ada banyak tempat yang asyik untuk dilihat. Salah satuya adalah kawasan Seminyak yang sarat dengan hiburan malamnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, bertemu dengan sejumlah pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Bali guna membahas persiapan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Salah satunya rencana pemerintah dalam memperluas travel corridor arrangement di sektor pariwisata yang membutuhkan dukungan seluruh pelaku parekraf dalam menyambut kembali kunjungan wisatawan mancanegara.

Dalam pertemuan itu pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang mewakili berbagai subsektor di Bali menyampaikan sejumlah masukan dan saran.

"Kami menerima banyak sekali masukan dan rencananya ini akan kita gunakan untuk mempersiapkan pembukaan Bali kembali pada bulan Juni dan Juli," kata Menparekraf Sandiaga.

Pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif juga mengapresiasi langkah-langkah yang diambil Kemenparekraf/Baparekraf untuk memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Meskipun sudah lebih dari satu tahun lamanya mereka dalam keadaan yang sangat berat, namun mereka tetap optimistis bisa bertahan lewat langkah-langkah yang dilakukan pemerintah," katanya.

Sandiaga mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus mendiskusikan kemungkinan pembukaan kembali Bali lewat penerapan travel corridor arrangement (TCA) dengan kementerian dan lembaga terkait.

"Komunikasi terakhir saya dengan Ibu Menlu bahwa proses ini akan terus difinalisasi dan hasilnya akan kita bawa ke Bapak Presiden untuk diambil keputusan finalnya," ujar Sandiaga.

Untuk mempersiapkan hal tersebut, lanjut Sandiaga, pemerintah mengambil sejumlah langkah strategis untuk menekan angka penyebaran COVID-19 di Indonesia. Di antaranya adalah penyiapan TCA, penyiapan produk wisata dan zona hijau, penyiapan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) juga percepatan vaksinasi pelaku wisata dan ekonomi kreatif.

"Tentunya keputusan untuk meniadakan mudik adalah salah satu keputusan yang menyiapkan agar angka penyebaran COVID-19 dapat ditekan. Sehingga kita bisa mencapai situasi prakondisi yang diperlukan dalam rangka mendukung rencana perluasan _travel corridor arrangement_ untuk membuka pariwisata Bali bagi wisatawan mancanegara pada bulan Juni dan Juli mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Kemenparekraf/Baparekraf untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerahnya.

"Kita butuh kolaborasi dan Bapak Menteri telah mengambil langkah-langkah strategis. Mulai dari hadir dengan Bapak Presiden meninjau proses vaksinasi, menyiapkan CHSE kita, lalu juga mengkoordinasikan dengan para menteri. Itu semua dilakukan demi insan-insan pariwisata di Bali," kata I Putu Astawa.

Dalam kunjungan ini, Sandiaga Uno didampingi oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo; dan Direktur Wisata Alam, Budaya, dan Buatan Kemenparekraf/Baparekraf, Alexander Reyaan.  

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani