Netral English Netral Mandarin
14:15wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Jumat Pagi IHSG Melemah, Ini Penyebabnya

Jumat, 19-Februari-2021 10:05

Ilustrasi IHSG
Foto : Okezone
Ilustrasi IHSG
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (19/2/2021)  pagi melemah seiring terkoreksinya bursa saham global.

IHSG dibuka melemah tipis 3,41 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.196,9. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 1,47 poin atau 0,16 persen ke posisi 939,21.

"Kami memperkirakan IHSG akan kembali terkoreksi hari ini, menyusul melemahnya pasar global dan harga komoditas," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Pasar saham AS ditutup melemah semalam. Pasar komoditas juga turut melemah, dengan harga emas turun ke level 1.774 dolar AS per troy ons, diikuti minyak WTI turun ke level 59,93 dolar AS per barel dan CPO turun ke level RM 3.881 ringgit per ton.

Dari domestik, Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR) sebesar 25 basis poin (bps) ke 3,5 persen. Keputusan itu diambil dengan didasari perkiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas nilai tukar rupiah yang terjaga, serta sebagai langkah lanjutan untuk mendorong momentum pemulihan ekonomi nasional.

Suku bunga deposit juga diturunkan 25 bps menjadi 2,75 persen, sementara suku bunga pinjaman juga diturunkan 25 bps menjadi 4,25 persen.

BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,3 persen sampai 5,3 persen pada tahun ini, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya (4,8-5,8 persen).Selain itu, BI juga memberi berbagai kelonggaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, antara lain DP nol persen untuk kendaraan bermotor, 100 persen Loan to Value (LTV) & Financing to Value (FTV) untuk kredit properti jenis tapak, susun, dan ruko bagi bank dengan rasio kredit bermasalah (NPL) tertentu, serta menghapus pencairan bertahap properti inden yang berlaku mulai Maret 2021.

Terkait pandemi, sebanyak 9.039 kasus COVID-19 baru dilaporkan kemarin, turun 6,7 persen dari laporan Rabu (17/2) sebanyak 9.687 kasus. Sementara jumlah pasien sembuh meningkat 31,8 persen menjadi 10.546 orang.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei melemah 251,56 poin atau 0,83 persen ke 29.984,53, Indeks Hang Seng naik 211,38 poin atau 0,69 persen ke 30.383,89, dan Indeks Straits Times terkoreksi 22,37 poin atau 0,77 persen ke 2.886,48.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli