Netral English Netral Mandarin
banner paskah
11:06wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Jokowi Tak Minat Wacana Presiden 3 Periode, RR: Yo Ra Percoyo

Selasa, 16-Maret-2021 09:15

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Rizal Ramli
Foto : Istimewa
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Rizal Ramli
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Rizal Ramli menanggapi bantahan Presiden Jokowi terkait wacana presiden tiga periode.

Rizal mengatakan, selama ini track record Jokowi yang sering berbeda ucapan dan tindakan, membuat dirinya tak percaya. Mungkin, Menurutnya apa harus ada hitam diatas putih atau bermaterai.

"Soal 3x, ada bantahan resmi dari Mas @jokowi. Masalahnya adalah track record antara ucapan vs tindakan yg sering bertolak belakang," kata Rizal dalam akun Twitternya.

Dalam bahasa Jawa Rizal mengungkapkan tidak ketidakpercayaannya. 

"Yo ra percaya.. Maaf geh omongane sering kewolak walek terus piye le arep percoyo. Mungkin harus bikin pernyataan diatas meterei kali ya ?" lanjut dia.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menegaskan tak berniat menjadi presiden tiga periode.

Hal itu ditegaskan Jokowi menjawab isu yang berkembang di masyarakat terkait upaya pemerintah mengubah konstitusi mengenai batasan masa jabatan presiden.

Saat ini masa jabatan presiden ditetapkan paling lama dua periode.

"Saya tegaskan, saya tidak ada niat. Tidak berminat juga menjadi presiden tiga periode. Konstitusi mengamanatkan dua periode. Itu yang harus kita jaga bersama-sama," ujar Jokowi.

Jokowi bilang di tengah pandemi saat ini, semestinya seluruh pihak mencegah adanya kegaduhan baru. Perlu juga upaya bersama seluruh elemen bangsa untuk bahu membahu membawa Indonesia keluar dari krisis pandemi dan menuju lompatan kemajuan baru.

"Janganlah membuat kegaduhan baru. Kita saat ini tengah fokus pada penanganan pandemi," lanjut Presiden.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati