Netral English Netral Mandarin
banner paskah
08:58wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Jokowi Ucapkan Dukacita pada Korban Jiwa Konflik Myanmar, NP: Tak Usah Atas Nama Rakyat, Kata-Kata Bapak Tak Kredibel

Minggu, 21-Maret-2021 12:35

Presiden Joko Widodo
Foto : Istimewa
Presiden Joko Widodo
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai (NP) meminta pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kondisi konflik Myanmar tak perlu membawa nama rakyat Indonesia.

Apalagi, kata dia pernyataan Jokowi berbanding terbalik dengan era pemerintahan sekarang. Parahnya lebih memprihatinkan dalam penanganan Papua. Selain itu, catatan PBB terkait kejahatan HAM Indonesia bersama operasi militer di Papua.

"Tdk usah atas nama Rakyat, cukup pribadi sj krn Rakyat justru prihatin atas rejim Pak Jokowi yg membantai & membunuh Org Papua dgn Ops Militer. Kata2 Pak Jokowi jadi tdk Kredibel di Dunia krn satu2nya Laporan Komisi Tinggi HAM PBB 2021 utk Indonesia itu kejahatan HAM di Papua," tulisnya seperti dilansir Jakarta, Minggu (21/3/2021).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita dan simpati kepada para korban beserta keluarga korban atas tindak kekerasan yang terjadi di Myanmar.

Presiden Jokowi juga mendesak junta militer untuk menghentikan penggunaan tindak kekerasan di Myanmar.

“Atas nama pribadi dan seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan dukacita dan simpati yang mendalam kepada korban dan keluarga korban akibat penggunaan kekerasan di Myanmar. Indonesia mendesak agar penggunaan kekerasan di Myanmar segera dihentikan sehingga tidak ada lagi korban berjatuhan,” kata Kepala Negara saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.  

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati