Netral English Netral Mandarin
banner paskah
13:51wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Jokowi Sebut 2021 Penuh Harapan, RG: Ajaib, Ngibul di Forum Akademis

Rabu, 06-January-2021 09:30

Rocky Gerung.
Foto : Istimewa
Rocky Gerung.
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat politik Rocky Gerung komentari pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Dies Natalis Universitas Brawijaya (Unbraw) di Malang. 

Pernyataan yang digarisbawahi Rocky yakni, menurut Presiden Jokowi, 2021 adalah tahun penuh harapan. Ekonomi disebut akan tumbuh dan banyak investasi yang masuk. 

"Itu (Unbraw) adalah salah satu universitas bermutu. Ngapain ngibul di universitas?," kata Rocky, dikutip dari pernyataan di kanal Youtubenya, Rabu (6/1/2021).

Rocky menilai, menjadi ajaib apabila Presiden Jokowi "ngibul" di forum akademis. Rocky bahkan memastikan bahwa para guru besar di Unbraw menertawai pernyataan Jokowi. 

Di sisi lain, Rocky mengingatkan bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani baru-baru ini menyampaikan keterangan bahwa Indonesia di 2021 sedang ridak baik-baik saja. Rocky ketahui, Sri Mulyani sempat mengaku berat dalam menyusun APBN di 2021. 

"Kalau yang ngomong Rizal Ramli, Said Didu, mungkin akan dianggap sebagai oposisi. Tapi ini orang yang ngomong adalah mereka yang ada di sekitar presiden," jelas Rocky.

Rocky mempertanyakan, bagaimana mungkin Presiden Jokowi ngibul di depan akademisi. Sementara dua tokoh yang mengerti tentang keadaan perekonomian Indonesia justru menerangkan pesimistis. Mereka yang dimaksud adalah Menkeu Sri dan Tom Lembong. 

"Jadi pasti optimisme Pak Presiden Jokowi itu didorong oleh semacam kekacauan orientasi. Sehingga dia musti bilang, kita akan tumbuh dengan sendirinya," ujar Rocky.

Tapi problemnya, ekonomi ditumbuhkan dengan apa, apakah ditumbuhkan dengan doa dan kalimat? Tentu tidak akan bisa. 

Apalagi bila syarat tumbuhnya ekonomi akan terjadi setelah vaksinasi, padahal vaksinasi sendiri dinilai Rocky masih bermasalah. Atau mengatakan bahwa ekonomi akan tumbuh apabila SDM sedang dalam keadaan baik, padahal keadaan SDM dinilai Rocky sedang sangat buruk. 

"Jadi yang diterangkan itu, tidak ada faktor yang bisa kita mengerti bahwa memang akan tumbuh. Itu yang namanya ngigau. Presiden lagi mengigau di depan akademis Brawijaya," ujar dia. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP