Netral English Netral Mandarin
banner paskah
19:00wib
Leicester City berhasil menyabet gelar juara Piala FA usai membungkam Chelsea 1-0 di Stadion Wembley, Sabtu (15/5). Gol tunggal kemenangan The Foxes dicetak oleh Youri Tielemans di menit ke-63. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menutup sementara Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan, pada 16-17 Mei 2021.
Joe Biden Sebut Muslim Amerika Memperkaya AS Sejak Berdiri, Said Didu: Indonesia Jauh Lebih dari Itu tapi Saat Ini Sedang...

Rabu, 14-April-2021 14:05

Muhammad Said Didu
Foto : Istimewa
Muhammad Said Didu
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa umt Muslim Amerika telah memperkaya negara Amerika  sejak Amerika  berdiri. Menurutnya, umat Muslim  sangat beragam dan bersemangat untuk membangun Amerika.

Pernyataan Joe Biden ternyata mendapat perhatian Muhammad Said Didu. Ia pun mencuit pendek dengan sedikit menyindir dan membandingkannya dengan Indonesia.

“Indonesia jauh lebih dari itu. Tapi saat ini sedang ..........,” kata Said Didu, Rabu 14 April 2021.

Sejumlah netizen mengomentari pernyataan Didu.

@kevin_insight: “Distigma oleh rezim, kecuali duitnya ...”

@BesseHidayah: “Indonesia sedang sakit... sebentar lg sembuh.”

@don_phitix: “Ramadhan.”

Sebelumnya diberitakan, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan istrinya Jill Biden mengucapkan selamat Ramadhan kepada umat Muslim.

"Jill dan saya mengirimkan salam hangat dan harapan terbaik kami kepada komunitas Muslim di AS dan di seluruh dunia. Ramadan Karim," kata Biden dalam sebuah pernyataan pada Senin (12/4), dikutip laman Anadolu Agency.

Biden pun memuji kontribusi Muslim di AS. Karena banyak di antara mereka bekerja sebagai pengusaha atau pemilik bisnis, hal itu berperan pada terbukanya lapangan pekerjaan. 

Selain itu, ada pula Muslim yang bekerja sebagai perespons pertama dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Muslim Amerika telah memperkaya negara kami sejak kami berdiri. Mereka sangat beragam dan bersemangat untuk membangun Amerika," kata Biden.

Momen ini turut dimanfaatkan Biden untuk mengingatkan tentang masih banyaknya kekerasan anti-Muslim di AS. Biden mengatakan kalangan Muslim di AS terus menjadi sasaran perundungan, fanatisme, dan kejahatan rasial. Dia menegaskan pemerintahannya akan bekerja untuk melindungi hak dan keselamatan semua warga, termasuk Muslim.

"Prasangka dan serangan ini salah. Itu tidak bisa diterima dan harus dihentikan. Tak seorang pun di Amerika harus hidup dalam ketakutan untuk mengungkapkan keyakinannya," ujar Biden.

Biden pun berjanji membela hak asasi manusia (HAM) di mana pun, termasuk untuk etnis Uighur di Cina, Rohingya di Myanmar, dan komunitas Muslim di seluruh dunia. “Mengingat orang-orang yang telah meninggal (akibat pandemi) sejak Ramadan lalu, kami berharap untuk hari-hari yang lebih cerah ke depan. Alquran mengingatkan kita bahwa 'Tuhan adalah terang langit dan bumi' yang membawa kita keluar dari kegelapan menuju terang," ucap Biden dinukil Gelora.co.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto