Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:32wib
KontraS menyatakan selama 100 hari kepemimpinan Jenderal Listyo, kondisi penegakan hukum dan HAM yang dilakukan oleh kepolisian tak kunjung membaik. Pemerintah Nepal tengah kelabakan karena jumlah kasus infeksi virus corona di negara itu melonjak 57 kali lipat, akibat penyebaran virus jenis mutasi dari India.
JKW Didesak Mengganti Mendikbud? EK: Selama Ini Kementerian Jadi Bancakan, Nadiem Dianggap Merusak Dapur Banyak Orang

Kamis, 15-April-2021 16:15

Mendikbud Nadiem Makarim
Foto : Istimewa
Mendikbud Nadiem Makarim
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ada sejumlah tokoh mendesak agar Mendikbud Nadiem Makarim diganti dalam resufle Kabibet yang bakal dilakukan Presiden Jokowi. Namun, Eko Kuntadhi tak sependapat dengan desakan tersebut. 

Menurut Eko, selama ini anggaran yang besar di Kementerian Pendidikan menjadi bancakan banyak orang. Mereka terancam dengan adanya Nadiem.

“Kenapa banyak suara yang kini meminta Menteri Nadiem diganti?” tanya Eko Kuntadhi, Kamis (15/4/21).

“Depdikbud itu ladang duit. 20% APBN wajib diaokasi utk pendidikan. Selama ini Kementerian jadi bancakan saja. Kualitas anak didik gak jelas. Hasil PISA jeblok. Kehadiran Nadiem dianggap merusak dapur byk orang,” terang Eko Kuntadhi.

Sebelumnya diberitakan, isu perombakan atau reshuffle kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyenggol nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Jakarta, Ujang Komarudin, menilai Nadiem memang harus diganti apabila dianggap gagal menjadi Mendikbud.

"Kita objektif saja. Jika Nadiem dianggap gagal dan kinerjanya kontroversial, maka layak diganti," kata Ujang saat dihubungi Suara.com, Kamis (15/4/2021).

Apabila Jokowi memaksakan dengan terus mempertahankan Nadiem disaat kinerjanya monoton, Ujang memperkirakan nantinya hanya bakal menjadi bahan ejekan.

"Nadiem itu orang yang hebat. Hebat di per-Gojekan. Tapi dianggap enggak beres dalam mengurus pendidikan. Makanya kebijakan-kebijakannya banyak yang kontroversial," ujarnya.

Ujang tidak masalah apabila nantinya ada sosok baru yang memimpin Kemendikbud. Ia berharap sosok yang dipilih Jokowi sangat paham dengan dunia pendidikan.

Tokoh dari organisasi keagamaan di Muhammadiyah misalnya yang memang lekat dengan pos Kemendikbud.

"Cari yang ahli pendidikan di Muhammadiyah. Mereka sudah teruji di bidang pendidikan."

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Ali Mochtar Ngabalin membeberkan kisi-kisi menteri baru yang akan dilantik Jokowi.

Ali Ngabalin membocorkan dua kisi-kisi menteri baru yang nantinya akan dilantik oleh Jokowi.

Hal tersebut ia beberkan melalui akun Twitter pribadinya @AliNgabalinNew, Rabu (14/4/2021).

Dalam cuitan tersebut, Ali Ngabalin menyebut Jokowi akan melantik Menteri Pendidikan atau Ristek. Selain itu, ada Menteri Investasi atau Kepala BKPM.

"Presiden insya Allah akan melantik menteri baru (1) Menteri Dikbud/Ristek (2) Menteri Investasi/Kepala BKPM," jelasnya.

Lebih lanjut, Ali Ngabalin meminta untuk menunggu siapa dan kapan menteri-menteri baru tersebut akan dilantik.

"Adakah menteri-menteri lain yang akan dilantik, kapan dan siapa para beliau itu? Wallahualam bisshowaab itu hak prerogatif presiden dan kita tunggu saja," ujarnya dinukil Suara.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto