Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:24wib
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggunakan 17 titik periksa yang sebelumnya disiapkan untuk pengamanan mudik sebagai pos pemeriksaan Surat Izin Keluar-Masuk. Dua hari ke depan diperkirakan akan terjadi lonjakan masyarakat yang nekat mudik Idulfitri 2021.
Jelang Natal, Harga Telur Ayam di Sejumlah Pasar di Jember Naik 

Senin, 14-December-2020 14:15

Penjual ayam telur sedang melayani pelanggan.
Foto : Warta Bromo
Penjual ayam telur sedang melayani pelanggan.
26

JEMBER, NETRALNEWS.COM - Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Jember, Jawa Timur mengalami kenaikan sebesar Rp2.000 per kilogram menjelang Natal dan Tahun Baru 2021.

"Hari ini harga telur ayam ras naik dari Rp24.000 menjadi Rp26.000 per kilogram karena kebutuhan masyarakat akan komoditas tersebut meningkat," kata salah seorang pedagang bahan pokok Fauzan di Pasar Tanjung Jember, Senin (14/12/2020).

Menurut dia, harga telur ayam ras mengalami kenaikan sejak memasuki awal Desember 2020 secara perlahan-lahan seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat dan pasokan komoditas telur dari berbagai daerah juga berkurang.

"Harga telur ayam ras pada awal Desember 2020 sebesar Rp23.000 per kilogram, kemudian naik menjadi Rp24.000 per kilogram, naik lagi menjadi Rp25.000 per kilogram, dan kini menjadi Rp26.000 per kilogram," tuturnya.

Ia mengatakan harga telur ayam ras sempat turun sehari saja pada Minggu (13/12) dari Rp 25 ribu menjadi Rp24 ribu per kilogram, namun pada Senin ini mengalami kenaikan sebesar Rp2 ribu dari Rp24 ribu menjadi Rp26 ribu per kilogram.

"Kalau pasokan telur dari berbagai daerah masih belum juga ada, tentu harga telur ayam ras diprediksi semakin naik karena kebutuhan komoditas tersebut meningkat seiring banyaknya pembuatan kue yang membutuhkan telur pada perayaan Natal," katanya.

Salah seorang pedagang di Pasar Kreongan Halimah mengatakan harga telur ayam ras terus mengalami kenaikan dari Rp24 ribu menjadi Rp26 ribu per kilogram seiring dengan meningkatnya konsumsi akan komoditas tersebut.

"Pasokan telur ayam ras dari Blitar juga berkurang dan stok telur dari peternak di Jember juga terbatas, sehingga harga telur terus meroket jelang Natal," ujarnya.

Sementara Kasi Pengembangan Usaha dan Promosi Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri Disperindag Jember Eko Wahyu Septantono mengatakan kebutuhan telur ayam ras biasanya memang meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Kami terus melakukan pemantauan terhadap harga bahan pokok untuk memastikan stok dan harganya stabil di pasar tradisional," katanya.

Ia mengatakan curah hujan yang tinggi juga berpengaruh pada produksi telur peternak ayam ras, sehingga Kabupaten Jember mendapat pasokan dari berbagai daerah penghasil telur seperti Kabupaten Blitar.

"Harga telur ayam ras memang mengalami kenaikan di sejumlah pasar tradisional dan hari ini tercatat sebesar Rp26 ribu per kilogram," ujarnya dilansir dari Antara.

Reporter : Widi Fembrian
Editor : Widi Fembrian