Netral English Netral Mandarin
07:23wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Jakarta kok Lambat Kesiapan Vaksinasi Covid-19?

Selasa, 16-Februari-2021 07:03

Azas Tigor Nainggolan
Foto : Istimewa
Azas Tigor Nainggolan
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sejak tanggal 5 Oktober 2020 Presiden Jokowi sudah menandatangani PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIANOMOR 99 TAHUN 2020 TENTANG PENGADAAN VAKSIN DAN PELAKSANAAN VAKSINASI DALAM RANGKA PENANGGULANGAN PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19).

Perpres ini  mewajibkan vaksinasi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dengan dikeluarkannya Perpres ini berarti pemerintah serta seluruh jajarannya di pusat maupun di daerah siap menyediakan vaksin covid 19 dan siap melakukan vaksinasi Covid-19 bagi seluruh rakyat Indonesia.

Prepres ini juga membuktikan komitmen presiden Jokowi agar segera vaksin bisa diterima seluruh rakyat dalam waktu cepat.

Kemauan menetapkan "memaksa" vaksin adalah untuk memenuhi keselamatan dan hak hidup rakyat keluar dari pandemi Covid-19.

Selanjutnya seluruh jajaran pemerintah, para menteri dan pemerintah daerah tinggal melanjutkan dan bekerja dengan baik menyediakan lalu memberikan vaksin Covid-19 kepada seluruh rakyat.

Saat ini sudah bulan Februari 2021 tampaknya para menteri dan pejabat pemerintah terlihat kerja sangat lambat.

Namun begitu, sejumpah Pemda tampaknya sangat lambat menyiapkan proses vaksinasi covid-19 yang akan dilakukan.

Menilik kesiapan melakukan vaksinasi secara khusus di Jakarta, terlihat kemungkinan akan sangat lambat.

Padahal komitmen presiden Jokowi sudah jelas, lakukan vaksinasi dengan cepat. Penduduk Jakarta saat ini ada sekitar 12  juta orang.

Dalam informasi diberikan Dinas Kesehatan Jakarta bahwa Pemprov Jakarta bisa melakukan vaksinasi 3,4 juta dalam 6 bulan dimulai akhir Februari 2021. 

Berarti untuk target vaksinasi seluruh warga Jakarta baru bisa paling cepat dalam waktu 1,5 tahun.

Tahun depan, bulan Agustus 2022 baru bisa selesai vaksinasi bagi warga Jakarta.

Alangkah lambatnya kinerja Pemprov Jakarta dalam melindungi hak hidup warganya.

Perpres wajib vaksin Covid-19 sudah ada, para menteri bekerja baik menyediakan vaksin covid-19 di tanah air dan sosialisasikan wajib vaksin dengan baik tanpa memberatkan sanksi hukum bagi penolak vaksin.

Sosialisasi baik adalah dengan memberikan informasi tentang kebaikan vaksin dan melakukan vaksin agar kita sehat dan bebas Covid-19.

Juga siapkan vaksin Covid-19 bagi sekitar 170 juta rakyat Indonesia dengan cepat.

Jumlah rakyat Indonesia begitu besar maka para menteri harus bekerja baik sesuai kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai pembantu presiden.

Persiapkan proses dan lakukan vaksinasi dengan segera serta  cepat selambatnya dalam setahun ini. Semua pemerintah daerah (pemda) termasuk Pemprov Jakarta bekerjalah dengan baik, siapkan dan lakukan vaksinasi selambat dalam waktu 1 tahun agar rakyat selamat.

Rakyat sudah sangat berharap dengan vaksinasi Covid-19 dan sudah setahun ini hidup dalam ketakutan maka vaksinasi Covid-19 tidak boleh lebih dari setahun.

Berikan bukti  para menteri, Pemda dan pejabat pemerintah bahwa kalian bekerja baik mau melindungi hak hidup rakyat. Segera hadirkan vaksin Covid-19 dan lakukan vaksinasi Covid-19 di tanah air dengan cepat

Jakarta, 15 Januari 2021Penulis: Azas Tigor NainggolanKetua Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto