Netral English Netral Mandarin
banner paskah
19:13wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
Iwan Fals Tanggapi Ketakutan Kwik Kian Gie Mengkritik Pemerintah

Rabu, 10-Februari-2021 09:05

Musisi senior Iwan Fals
Foto : Istimewa
Musisi senior Iwan Fals
7

JAKARTA, METRALNEWS.COM - Musisi senior Iwan Fals menanggapi ketakutan mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Industri, Kwik Kian Gie dalam mengkritik pemerintah.

Kwik mengatakan, merasa tidak nyaman dengan kata kasar dan kotor yang dikeluarkan para pendukung atau buzzer di media sosial.

Menurut Iwan Fals, jaman dulu belum ada internet dan buzzer jadi orang nyaman. Tapi sekarang ada buzzer yang dikritik santai-santai saja, tapi teman-temannya itu loh..

"iya ya jaman dulu belum ada internet, jadi belum ada buzzer, lancar2 aja ngritik, tapi klo sekarang, yg dikritik mah nyantai2 aja tapi temen2nya itu lo.. wihwihwihwihwiiihhh," kata Iwan Fals dalam akun @iwanfals.

Sebelumnya mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Industri di era kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid, Kwik Kian Gie merasa tidak nyaman dengan kata kasar dan kotor yang dikeluarkan para pendengung atau buzzer di media sosial.

Perasaan itu yang membuat Kwik Kian Gie takut mengemukakan pendapat yang berbeda saat ini.

Adapun pendapat Kwik Kian Gie mengenai keberadaan buzzer itu diungkapkan melalui akun twitter @kiangiekwik.

"Saya belum pernah setakut saat ini mengemukan pendapat yang berbeda dengan maksud baik memberikan alternatif. Langsung saja di-buzzer habis-habisan, masalah pribadi diodal-adil. Zaman Pak Harto saya diberi kolom sangat longgar oleh Kompas. Kritik-kritik tajam. Tidak sekalipun ada masalah,” cuit Kwik.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli