Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:13wib
Manchester City melewatkan kesempatan mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini seusai menderita kekalahan dari Chelsea, Sabtu (8/5/2021) malam WIB. Potongan surat perihal penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) beredar.
Isu Reshuffle Kabinet, PKS Tegaskan Tetap Oposisi

Kamis, 15-April-2021 20:18

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera
Foto : DPR.goid
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar reshuffle kabinet dilakukan dengan basis data yang akurat dan adil.

Mardani juga berpesan kepada Presiden untuk mempertimbangkan prinsip tata kelola dan efektivitas pemerintahan sebelum melakukan perombakan Kabinet Indonesia Maju.

Dengan begitu, lanjut Mardani, tidak terjadi 'politik dagang sapi' atau tawar-menawar antara beberapa partai politik dalam penyusunan kabinet.

Hal itu disampaikan Mardani mengomentari isu perombakan kabinet yang mencuat beberapa hari terakhir seiring dengan rencana peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) serta dibentuknya Kementerian Investasi. 

"Terkait isu reshuffle kabinet, dasar reshuffle hendaknya berbasis data akurat dan adil," tulis Mardani di akun Twitternya, seperti dilihat netralnews.com, Kamis (15/4/2021).

"Pesan untuk Pak @jokowi, walau angkat Menteri hak prerogatif Presiden tetap prinsip tata kelola dan efektivitas Pemerintahan mesti jadi pertimbangan. Jangan politik dagang sapi lagi, sudah periode kedua," sambungnya.

Lebih lanjut, Mardani juga mengingatkan soal visi dan misi Presiden Jokowi yang perlu dikejar serta sejumlah pekerjaan utama pemerintah saat ini yang mesti dijadikan pertimbangan dalam melakukan reshuffle kabinet.

"Kedua, Pak Jokowi punya visi dan misi yang perlu dikejar. Pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, reformasi birokrasi hingga penanganan Covid-19 menjadi pekerjaan utama," katanya.

Lebih lanjut, Anggota Komisi II DPR itu mengatakan, siapapun menteri yang bakal direshuffle, PKS akan tetap konsisten terus menjadi oposisi pemerintah.

"Siapa dan kementerian mana saja monggo saja diputuskan. PKS akan istiqomah menjadi oposisi," pungkas Mardani.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati