Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:12wib
Manchester City melewatkan kesempatan mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini seusai menderita kekalahan dari Chelsea, Sabtu (8/5/2021) malam WIB. Potongan surat perihal penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) beredar.
Isu Reshuffle Kabinet, Pesan Mardani ke Presiden: Jangan Politik Dagang Sapi Lagi

Rabu, 14-April-2021 22:10

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera
Foto : Istimewa
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengomentari isu perombakan kabinet atau reshuffle kabinet yang menguat beberapa hari terakhir.

Melalui akun Twitternya, Mardani meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) supaya reshuffle Kabinet Indonesia Maju dilakukan dengan basis data yang akurat dan adil.

Mardani juga berpesan kepada Jokowi untuk mempertimbangkan prinsip tata kelola dan efektivitas pemerintahan dalam melakukan perombakan kabinet.

Mardani menyebut pentingnya Presiden mempertimbangkan hal itu agar tidak terjadi 'politik dagang sapi' atau tawar-menawar antara beberapa partai politik dalam penyusunan kabinet.

"Terkait isu reshuffle kabinet, dasar reshuffle hendaknya berbasis data akurat dan adil," tulis @MardaniAliSera, Rabu (14/4/2021).

"Pesan untuk Pak @jokowi, walau angkat Menteri hak prerogatif Presiden tetap prinsip tata kelola dan efektivitas Pemerintahan mesti jadi pertimbangan. Jangan politik dagang sapi lagi, sudah periode kedua," sambungnya.

Selain itu, Mardani juga mengingatkan soal visi dan misi Presiden Jokowi yang perlu dikejar serta sejumlah pekerjaan utama pemerintah saat ini yang mesti dijadikan pertimbangan dalam melakukan reshuffle.

"Kedua, Pak Jokowi punya visi dan misi yang perlu dikejar. Pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, reformasi birokrasi hingga penanganan Covid-19 menjadi pekerjaan utama," katanya.

Lebih lanjut, Anggota Komisi II DPR itu mengatakan, siapapun yang bakal direshuffle, PKS akan tetap konsisten terus menjadi oposisi pemerintah.

"Siapa dan kementerian mana saja monggo saja diputuskan. PKS akan istiqomah menjadi oposisi," pungkas Mardani.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati