Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:40wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Insan Film Nasional Kirim Surat Terbuka ke Jokowi: Kami Ingin Kembali Bisa Berkarya dan Menginspirasi

Jumat, 05-Maret-2021 23:00

Presiden Joko Widodo.
Foto : Kemensos
Presiden Joko Widodo.
28

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Sejumlah pekerja industri kreatif, termasuk film melayangkan surat terbuka untuk Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi. Inti surat itu mewakili para insan perfilman yang meminta bantuan serta dukungan dari pemerintah.

Surat tersebut kini menjadi viral di media sosial. Beberapa aktor ikut menumpahkan unek-uneknya terkait surat terbuka ini antara lain sutradara yang juga seorang komika Ernest Prakasa serta Titi Kamal.

“Film Indonesia milik kita semua, menjadi sahabat di banyak waktu, merekam banyak peristiwa bangsa. Kami ingin kembali bisa berkarya dan menginspirasi. Kami memohon dukungan Bapak Presiden @jokowi. Dan seluruh rakyat Indonesia. #FilmIndonesiaFilmKita,” tulis Ernest di akun Twitternya, Jumat (5/3/2021).

Sementara Titi Kamal mengajak masyarakat untuk ikut memberikan dukungan karena film Indonesa adalah milik kita semua dan telah menjadi sahabat di banyak waktu.

"Film Indonesia adalah milik kita semua, yang telah menjadi sahabat di banyak waktu, menjadi perekam banyak peristiwa bangsa untuk bisa kita jadikan renungan di kemudian hari. Membuat kita tertawa, terharu, terhibur, bahkan memandang diri kita." Kata Titi.

Sejumlah artis pun turut mengunggah surat dengan keterangan serupa di akun Instagram mereka. Sebut saja Giorgino Abraham, Emir Mahira, Tissa Biani, Sherina Munaf, hingga Marcell Darwin.

Mereka ikut menyebarkan surat tersebut di media sosial masing-masing. Berikut sekilas isi surat terbuka dari insan perfilman Indonesia untuk Presiden Jokowi;

"Kami sangat berharap koordinasi Pemerintah Indonesia melalui kementerian terkait di Kabinet Indonesia Maju dan Satuan Tugas Covid-19 untuk bisa memberikan bantuan kepada perfilman Indonesia melalui berbagai paket stimulus, subsidi, serta perlindungan hukum dan kesehatan," bunyi surat tersebut.

Terdapat banyak asosiasi yang turut serta dalam kampanye ini. Badan Perfilman Indonesia (BPI), Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI), dan Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI) merupakan beberapa di antaranya.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Irawan HP