Netral English Netral Mandarin
banner paskah
19:17wib
Leicester City berhasil menyabet gelar juara Piala FA usai membungkam Chelsea 1-0 di Stadion Wembley, Sabtu (15/5). Gol tunggal kemenangan The Foxes dicetak oleh Youri Tielemans di menit ke-63. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menutup sementara Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan, pada 16-17 Mei 2021.
Inilah yang Disukai Warga Jepang dari Indonesia

Senin, 12-April-2021 17:30

Kakao dan kopi jadi incaran ekspor ke Jepang
Foto : Travelku
Kakao dan kopi jadi incaran ekspor ke Jepang
6

OSAKA, NETRALNEWS.COM -  Kementerian Perdagangan terus berupaya mendorong kinerja ekspor nasional, salah satunya melalui perwakilan perdagangan RI di luar negeri. 

Kali ini Perwakilan perdagangan RI di Jepang, yaitu Atase Perdagangan di Tokyo, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Osaka, dan Tim Ekonomi Konsulat Jenderal RI berhasil memfasilitasi kontrak ekspor produk agrikultura yaitu kopi dan kakao antara PT Arumia Kharisma dari Indonesia dengan Mirza Management Co. Ltd dari Jepang.

Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan dari PT Arumia Kharisma, Sastia Putridan Chairman Mirza Management.co. Ltd, Kouichi Yasogawa, di Kantor ITPC Osaka, Jepang. Turut menyaksikan penandatanganan tersebut, yaitu Direktur Pengembangan Promosi dan Citra, Tuti Prahastuti yang mewakili Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kasan secara virtual dan Konjen RI Osaka Diana Emilla Sari Sutikno.

Pada tahap awal, PT Arumia Kharisma Indonesia akan mengirimkan 1 ton biji kopi dan 1 ton biji kakao dari beragam jenis di Indonesia ke Jepang melalui Kansai dengan potensi transaksi JPY 50 juta atau sekitar Rp6,6 miliar hingga akhir 2021.

“Sinergi perwakilan perdagangan RI di Jepang bersinergi dengan Konsulat Jenderal RI ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendorong peningkatan ekspor produk nonmigas Indonesia ke Jepang. Diharapkan peran strategis perwakilan perdagangan dapat terus digencarkan sehingga kinerja ekspor nasional Indonesia juga dapat terus meningkat,” ujar Dirjen Kasan dalam siaran persnya, Senin. (13/4/2021).

Sementara itu, Tuti menyampaikan, penandatangan kontrak kerja sama ini menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 bukan merupakan hambatan dalam upaya peningkatan perdagangan Indonesia dengan Jepang. “Penandatanganan ini merupakan langkah strategis yang membawa optimisme bagi kita semua. Para pelaku usaha juga terus bergerak meskipun di tengah pandemi Covid-19. Diharapkan kerja sama ini dapat semakin meningkatkan pamor kopi dan coklat Indonesia sehingga dikenal semakin luas dan ke depan memberikan kontribusi terhadap nilai ekspor nonmigas Indonesia,” ujar Tuti.

Menurut Tuti, Kementerian Perdagangan terus mendorong ekspor kopi Indonesia yang saat ini memiliki 35 Produk Kopi berindikasi geografis yang telah ditetapkan oleh Ditjen Kekayaan Intelektual KemenkumHAM. Kemendag juga mendorong kopi organik dan kopi specialty yang tentunya memiliki potensi tinggi di Jepang sebagai bagian gaya hidup masyarakat Jepang.

Konjen RI Osaka Diana Emilla Sari Sutikno optimistis dengan peluang ekspor komoditas kopi dan kakao ke Jepang di masa mendatang. “Penandatanganan kontrak kerja sama tersebut merupakan awal yang baik untuk mendapatkan potensi transaksi dengan nilai yang lebih besar ke depan,” ujarnya.

Diana berharap PT Arumia Kharisma Indonesia dapat terus mengedepankan higienitas/kualitas barang sesuai persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat, menjaga kuantitas dan kontinuitas barangnya. Selain itu, diharapkan Mirza Management Co. Ltd tetap mencantumkan identitas Indonesia di setiap lini produknya sebagai sebuah sarana promosi dan diplomasi produk Indonesia yang berkualitas tinggi.

Mirza Management yang menaungi Jalak Coffee dan Cocoa parlör di Jepang telah mengimpor biji kopi dan biji kakao dari mancanegara, khususnya dari Indonesia selama lima tahun terakhir. Mirza Management berminat memperluas pasarnya sehingga membutuhkan sumber bahan baku yang berkualitas.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani