Netral English Netral Mandarin
banner paskah
20:27wib
Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menolak gugatan pedangdut Rhoma Irama sebesar Rp1 miliar melawan PT Sandi Record. Komisi IX DPR akan memanggil Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI yang masih mengizinkan Vaksin AstraZeneca untuk digunakan di Indonesia.
Inilah yang Dicari Belanda dari Indonesia

Kamis, 25-Februari-2021 06:30

Barang-barang furniture, pakaian dan non migas menjadi incaran Belanda.
Foto : UKM
Barang-barang furniture, pakaian dan non migas menjadi incaran Belanda.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM –Untuk mendorong peningkatan ekspor, khususnya produk dekorasi rumah, Kementerian Perdagangan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi ‘Perekrutan Calon Pelatih (Trainer) dan Pendamping (Coach) untuk Program Local Business Export Coaching (LBEC) periode 2020—2024’ yang dilaksanakan secara virtual.  

Kegiatan diikuti sekitar 180 peserta yang merupakan calon pelatih dan pendamping dari Kemendag dan para pemangku kepentingan LBEC. “Melalui sosialisasi ini, diharapkan dapat menjaring lebih banyak calon pelatih dan pendamping yang mendaftarkan diri, mengingat masa pendaftaran telah diperpanjang hingga 28 Februari 2021,” jelas Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan, dalam siaran persnya, Kamis, (25/2/2021).

Menurut Marolop, perekrutan pelatih dan pendamping ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam membina para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) melakukan ekspor ke pasar Eropa serta mengembangkan bisnis produk dekorasi rumah.

Calon pelatih dan pendamping terpilih nantinya akan dibimbing tenaga ahli Centre for the Promotion of Imports from Developing Countries (CBI) Belanda agar memiliki kemampuan menuntun perusahaan sesuai standar CBI Belanda dan memenuhi kriteria yang ditentukan oleh kelompok kerja.

“Selanjutnya, pelatih dan pendamping akan diberikan modul pembelajaran mengenaiexport marketing planning, integrating sustainable design, market access requirement, market intelligence, effective trade fair participation, corporate social responsibility (CSR), dancoaching skills,” imbuh Marolop.

Marolop menjelaskan, di akhir program, para pelatih dan pendamping akan mendapatkan sertifikat dari CBI.

“Selain itu, mereka akan memiliki pengalaman karir profesional serta dapat berkontribusi pada pertumbuhan UKM serta ekspor Indonesia, khususnya di sektor dekorasi rumah Indonesia,” pungkas Marolop.

Program LBEC 2020—2024 sektor dekorasi rumah Indonesia merupakan program kerja sama antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan (HIMKI), Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) serta didukung CBI Belanda.

Program ini bertujuan untuk melakukan pembinaan kepada perusahaan dekorasi rumah indonesia yang tertarik dan memiliki kapasitas ekspor ke pasar Eropa. Produk yang memenuhi syarat adalah produk dekorasi rumah unik berbasis serat dan kayu alami (termasuk furnitur kecil).

Dalam rangka implementasi kerja sama dengan CBI Belanda untuk pengembangan ekspor produk dekorasi rumah, saat ini telah dibentuk kelompok kerja (pokja) LBEC. Dimana, pokja tersebut sedang melakukan rekrutmen calon pelatih dan pendamping yang masing-masing sejumlah 20 orang. Nantinya, mereka akan membina 35 pelaku usaha dekorasi rumah.

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani