Netral English Netral Mandarin
16:32wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Inilah Wilayah yang Bakal Alami Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

Rabu, 10-Februari-2021 16:15

Waspadai geombang tinggi di beberapa daerah di Indonesia.
Foto : Collosal
Waspadai geombang tinggi di beberapa daerah di Indonesia.
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Indonesia mewaspadai kemungkinan cuaca ekstrem pada periode 10-16 Februari ketika puncak musim hujan di beberapa daerah.

“Sebagian besar wilayah saat ini sedang memasuki puncak musim hujan, seperti Sumatera bagian selatan, sebagian Jawa termasuk Jakarta, sebagian Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian. di selatan Papua, ”kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, Rabu, (10/2/2021).

Menurut analisis BMKG, dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan kemungkinan tumbuhnya awan hujan di beberapa wilayah di Indonesia.

Hal ini disebabkan munculnya pusat tekanan rendah di sekitar Australia dan munculnya sirkulasi siklon di sekitar wilayah utara Indonesia yang mempengaruhi arah dan pola kecepatan angin, sehingga meningkatkan kemungkinan tumbuhnya awan hujan di sekitar Indonesia.

Selain itu, kondisi labilitas atmosfer yang kuat di beberapa wilayah di Indonesia juga berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan awan hujan dalam skala lokal.

Berdasarkan kondisi tersebut, diperkirakan akan terjadi hujan lebat disertai petir atau angin kencang selama sepekan ke depan di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta. , Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Berdasarkan impact based forecasting (IBF), flash food berpotensi terjadi di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur pada 10-11 Februari.

Sedangkan gelombang laut dengan ketinggian 1,25-2,5 meter atau kategori sedang diperkirakan minggu depan terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh hingga Kepulauan Nias, perairan Bengkulu, perairan Kepulauan Anambas-Natuna, Laut Natuna. Perairan timur-Lingga, Bintan, Selat Karimata, dan Laut Jawa.

Kejadian serupa juga terjadi di Selat Makassar, Laut Flores, perairan Bau-bau dan Wakatobi, perairan Pulau Sermata hingga Tanimbar, perairan selatan Kepulauan Kai-Aru, Laut Banda, Laut Sulawesi, perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, Maluku bagian utara. Laut, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat sampai Papua, dan Laut Arafuru.

Dilansir Antara, gelombang mencapai ketinggian hingga 2,5 - 4 meter, atau kategori tinggi, kemungkinan besar terjadi di Laut Natuna Utara, perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan Enggano, perairan Lampung barat, Samudra Hindia barat, Kepulauan Mentawai hingga Lampung selatan. Selat Sunda, perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, dan Samudera Hindia di selatan Jawa hingga NTT.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani