Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:30wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Inilah Destinasi Wisata Favorit di Jepang

Jumat, 05-Maret-2021 09:00

Kota Konawe di Jepang banyak menjual suvenir cantik dengan harga murah.
Foto : Netralnews/Sulha
Kota Konawe di Jepang banyak menjual suvenir cantik dengan harga murah.
23

TOKYO, NETRALNEWS.COM - Meski masih dalam suasana pandemic, ternyata Jepang sudah buka akses untuk wisatawan. Hanya saja sejumlah protokol kesehatan menjadi sangat ketat untuk Anda lakukan.

Mulai dari berangkat di Bandara Soekarno Hatta hingga Bandara Narita atau Haneda, Jepang. Negeri ini juga akan menggelar Olimpiade Musim Panas di tahun ini. Namun tak kalah menarik adalah jika Anda datang pada bulan Maret-Mei saat bunga Sakura bermunculan di mana-mana.

Bukan hanya melihat bunga sakura bermekaran, di negeri Sakura, banyak tempat favorit yang wajib Anda kunjungi dan terutama untuk Anda yang senang berpetualang antimainstream. Inilah tempat menarik di Jepang yang wajib Anda kunjungi:

Saitama cocok untuk Anda yang ingin me'refesh' otak, (dok: NNC/Sulha)

1. Kawagoe, Saitama

Mengunjungi kawasan ini bisa setiap saat, karena arealnya yang sejuk dan jauh dari keramaian. Kotanya benar-benar menampakkan kedamaian. Sangat cocok bagi Anda yang ingin me’refresh' otak.

Di sini Anda akan menemukan sebuah Kuil Cinta (Hikawa Temple). Tempat doa didaras dan dituliskan kemudian digantungkan di tori hingga membentuk lorong cinta.Kuil Hikawa dipercaya sebagai tempat bersemayam dewa pernikahan.

Pegunungan salju Tetayama. (Dok: NNC/Sulha)

2. Murodo, Tetayama

Kawasan ini penuh dengan gunung bersalju. Meski Anda datang pada musim panas di bulan Juni-Juli, tak perlu khawatir karena pegunungannya masih tertutup dengan salju tips.

Anda juga masih dapat menikmati hawa dingin dan bermain-main dengan salju, meskipun datang pada musim panas. Banyak tempat untuk berpose dengan latar belakang pegunungan bersalju.

Anda dapat menemukan Geisha dari tempat ini. (Dok: NNC/Sulha)

3.Gion, Kyoto

Senangnya bisa ketemu dan motret geisha atau mungkin maiko (calon geisha) di Gion Kyoto.  Sejak baca buku Memoar of Geisha, kecantikan klasik mereka yang konon dilengkapi keterampilan seni tinggi jadi makin eksotis dan mementum banyak orang ingin tahu.

Di Gion sore hari, banyak wisawan asing rela menunggu geisha maupun maiko ke luar dari gang-gang dengan dandanan lengkap hanya sekadar untuk bisa memotret.

Tori Agung terapung yang terkenal di Jepang. (Dok: Lintang Rowe)

4. Pulau Miyajima, Hiroshima

Di pulau ini Anda akan menemui tempat Kuil Itsukushuma Jinja dan tori agung terapung yang terkenal indah. Jangan kaget jika makanan Anda diburu rusa-rusa di sana.

Setiap tentengan plastik atau atas yang Anda bara akan diikuti terus oleh rusa yang sepertinya kelaparan. Di sini juga ada resto dengan nuansa burung hantu. Tak ketinggalan, tempat belanja suvenir degnan carga lebih mural dari pusat kota.

Di Shinjuku Garden Anda dapat melihat keindahan Bunga Sakura.(dok: Nomura)

5. Shinjuku Gyoen National Garden/Taman Nasional Shinjuku Gyoen

Shinjuku Gyoen adalah sebuah taman yang berada di antara wilayah Shinjuku dan wilayah Shibuya. Taman ini menempati area seluas 58,3 hektar.Taman ini memadukan tiga gaya yang berbeda: Perancis dan lanskap Inggris di utara dan di selatan taman merupakan sebuah kebun tradisional Jepang. Kebun Perancis memiliki pohon platan, sedangkan taman Inggris memiliki tulip.

Shogun mewariskan tanah ini untuk tuan Naito dari Tsuruga pada periode Edo yang membuat sebuah kebun di sini pada tahun 1772. Pada tahun 1906, itu menjadi sebuah taman di bawah pengelolaan Rumah Tangga Badan Kekaisaran Jepang. Saat ini, tempat ini cukup dikenal bagi banyak orang.

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani