Netral English Netral Mandarin
banner paskah
23:04wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Ganjar Ingatkan Warga Jateng Adanya Corona Mutasi Baru, Begini Ciri-cirinya

Senin, 28-December-2020 17:20

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Foto : Antara
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
11

SEMARANG, NETRALNEWS.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat agar mewaspadai terjadinya mutasi virus corona jenis baru dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami sudah mengikuti ini (mutasi virus corona, red) dan UGM sudah memperingatkan sejak September lalu. Jadi sebenarnya ada, tapi tidak perlu khawatir, hanya sekarang kita harus jauh lebih waspada, minimal dari diri kita sendiri,” tutur Ganjar, Senin, (28/12/2020).

Ganjar menjelaskan bahwa saat ini vaksin COVID-19 sudah disiapkan dan pemerintah sudah menyiapkan pelaksanaan vaksinasi, baik sumber daya manusia, peralatan hingga pihak-pihak yang akan melakukan tes tersebut.

Kendati demikian, lanjut dia, masyarakat tidak boleh abai dengan protokol kesehatan mengingat pandemi COVID-19 belum usai.

"Meski vaksin sudah ada, tapi ingat bahwa vaksin yang sudah ada saat ini harus dioptimalkan. Apa itu, ya masker ini. Vaksin yang baik ya jaga jarak, cuci tangan pakai sabun karena inilah vaksin yang paling hebat. Kita tidak bisa bergantung hanya pada vaksin yang ada nanti," ujarnya.

Orang nomor satu di Jateng itu meminta masyarakat melakukan pengendalian dari diri masing-masing dan bertanggung jawab pada keluarga serta lingkungan agar bisa mempercepat memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Ganjar mengaku belum tahu apakah virus corona jenis baru sama seperti yang ada di Inggris, namun beberapa pekan yang lalu dirinya sudah mendapatkan informasi bahwa mutasi virus ini sudah sampai ketujuh.

"Artinya, dengan kondisi seperti ini, mari kita waspada. Ayo kita sendiri yang harus menjaga, apakah virusnya menjadi lebih berbahaya, mudah menular saya kurang ahli soal ini, tapi yang penting mari kita peduli dan menjaga diri sendiri agar aman," ungkap Ganjar, dilansir Antara.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani