Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:20wib
KontraS menyatakan selama 100 hari kepemimpinan Jenderal Listyo, kondisi penegakan hukum dan HAM yang dilakukan oleh kepolisian tak kunjung membaik. Pemerintah Nepal tengah kelabakan karena jumlah kasus infeksi virus corona di negara itu melonjak 57 kali lipat, akibat penyebaran virus jenis mutasi dari India.
Ini yang Ditunggu AS dari Indonesia Selama Pandemi

Rabu, 21-April-2021 04:00

Kemendag lepas ekspor ke AS.
Foto : Kemendag
Kemendag lepas ekspor ke AS.
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Perdagangan M. Lutfi mendorong perluasan pasar ekspor produk furnitur terutama di masa pandemi COVID-19 saat ini. 

"Keberadaan PT. Integra sangat penting karena termasuk salah satu pabrik penghasil furnitur terbesar di Indonesia dengan pasar utamanya adalah luar negeri atau mayoritas hasil produksinya adalah ekspor," katanya usai melepas ekspor furnitur tujuan Amerika Serikat, Selasa, (20/4/2021).

Mendag Lutfi berjanji akan membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi industri untuk meningkatkan ekspor yang lebih besar lagi. 

Menurutnya, selain ke AS, ekspor furnitur juga ke negara lain seperti China yang pasarnya masih terbuka lebar.

"Ini ada namanya value change, dari sistemnya kami perbaiki supaya harga ongkos melaksanakan bisnis itu bisa lebih murah, lebih mudah dan lebih baik. Saya akan menunjuk satu orang wakil yang bertanggung jawab untuk PT. Integra ini untuk bisa memastikan ekspor lebih besar lagi," katanya.

Lutfi juga membantah jika pasokan bahan baku di Indonesia lebih sulit dibanding dengan Vietnam karena justru peluang ekspor ke Amerika Serikat semakin terbuka lebar karena pesaing Indonesia yakni Vietnam yang merupakan salah satu negara pengekspor furnitur terbesar, saat ini tengah menghadapi sanksi dari Amerika Serikat.

"Vietnam tengah mendapatkan sanksi dari Amerika karena dinilai mendapatkan bahan baku kayu secara ilegal," kata Lutfi. 

Pada kesempatan itu, Halim Rusli, CEO PT. Integra Indocabinet, mengatakan masa pandemi COVID-19 menyebabkan banyak industri sulit mencari pasar dan bahkan banyak yang gulung tikar. 

"Setiap bulan PT. Integra Indocabinet. Tbk mampu mengekspor seribu kontainer furnitur. Pasar utamanya adalah Amerika Serikat. Lebih dari 85 persen hasil produksi furnitur merupakan pesanan luar negeri. Rata-rata nilai ekspor dalam satu tahun mencapai Rp4 triliun," ujarnya. 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani