Netral English Netral Mandarin
banner paskah
11:20wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Ini yang Ditemukan Densus 88 Saat Penggeledahan Rumah Terduga Teroris di Kediri

Rabu, 03-Maret-2021 04:30

Ilustrasi tim Densus 88 Antiteror Polri.
Foto : Humas Polri
Ilustrasi tim Densus 88 Antiteror Polri.
25

KEDIRI, NETRALNEWS.COM - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan beberapa benda tajam serta dokumen saat penggeledahan terduga teroris di Desa Tambakrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Ketua RT 02 RW 04 Desa Tambakrejo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Muryono mengaku dirinya ikut menyaksikan saat proses penggeledahan di rumah yang bersangkutan. Penggeledahan dilakukan setelah mengamankan SD. Warga setempat akrab memanggilnya dengan inisial SH.

"Tadi setelah diamankan saya sempat diminta menjadi saksi penggeledahan di rumah pak SH. Ditemukan beberapa benda tajam pisau, pedang, senapan angin dan buku serta beberapa dokumen langsung diamankan pak polisi," kata Muryono di Kediri, Selasa (2/3/2021).

Sementara itu, Kepala Desa Tembakrejo Mahfud Fauzi mengungkapkan bahwa yang bersangkutan baru empat bulan tinggal di Desa Tambakrejo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri ini. Yang bersangkutan diamankan oleh petugas pada Selasa siang.

Ia mengatakan, dalam kesehariannya, yang bersangkutan juga baik kepada para tetangga dan sering memberikan makan. Yang bersangkutan juga bukan orang pendiam. Sehari-hari, keluarga itu bejualan makanan yang dititipkan ke warung-warung.

"Beliau domisili masih belum terhitung lama. Kisaran empat bulan berdomisili di Desa Tambakrejo, membeli tanah kosong serta mendirikan bangunan rumah. Warga Surabaya, bukan warga Tambakrejo. Namun pak SH berdomisili di Tambakrejo itu benar," kata Mahfud Fauzi.

Dirinya berharap yang bersangkutan tidak terlibat dengan tindakan terorisme, terlebih lagi ia dengan keluarganya baru pindah ke desa ini. Saat ini, di rumah masih tinggal istri dan dua anak yang bersangkutan dan masih kecil. Yang bersangkutan juga tidak punya kerabat dekat di desa ini.

Selama satu pekan ini, Densus 88 Antiteror Mabes Polri telah menangkap terduga teroris di sejumlah daerah di Jatim. Pada Jumat (26/2), diamankan 12 terduga teroris. Dan, pada Senin (1/3) kembali delapan orang lainnya juga diamankan, sehingga total ada 20 terduga teroris yang diamankan di Jatim dalam sepekan.

Saat ini, Densus juga kembali mengamankan sejumlah orang termasuk di Kabupaten Kediri.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati