Netral English Netral Mandarin
banner paskah
11:19wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Ini yang Terjadi Bila Vaksin Sampai ke Masyarakat

Selasa, 29-December-2020 22:40

Kadin optimistis ekonomi bakal pulih jika vaksin sudah didistribusikan ke masyarakat.
Foto : Antara
Kadin optimistis ekonomi bakal pulih jika vaksin sudah didistribusikan ke masyarakat.
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyampaikan bahwa industri pariwisata nasional akan bertumpu pada wisatawan domestik hingga adanya vaksin.

"Tumpuan kita sekarang hanya wisatawan domestik, paling tidak pada tahun 2021 ini sambil menunggu vaksin dan pulihnya sisi kesehatan," ujar Sandiaga saat berdiskusi dengan anggota Kadin, Selasa, (29/12/2020).

Ia menambahkan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (Inaca) terkait keputusan pemerintah yang menutup Warga Negara Asing masuk ke Tanah Air.

"Tentunya yang kita perhatikan adalah agar jangan sampai varian COVID-19 menjadi kasus-kasus baru. Kita sepakat untuk menyamakan persepsi, karena yang harus kita dahulukan adalah aspek kesehatannya, dan penerbangan ini adalah mitra kita," katanya.

Sandiaga juga mengaku belum dapat memberikan target tinggi untuk industri pariwisata di tengah pandemi COVID-19 ini.

"Pariwisata sangat bergantung terhadap aspek kesehatan, jadi kita enggak bisa kasih target yang muluk-muluk, kita harus realistis bahwa kita harus dahulukan aspek keselamatan," ucapnya.

Sebelumnya, Maskapai Nasional Garuda Indonesia memberikan fleksibilitas rencana perjalanan bagi penumpang, sehubungan dengan adanya kebijakan Pemerintah terkait pelarangan masuk WNA ke Indonesia.

Garuda pun menyikapi secara positif upaya yang dijalankan Pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 serta akan senantiasa patuh terhadap aturan dan upaya preventif yang telah ditetapkan.

"Untuk Itu, kami telah menerapkan kebijakan fleksibilitas penyesuaian rencana perjalanan yang kami harapkan dapat memberikan keleluasan bagi penumpang Garuda yang terdampak pelarangan masuk WNA ke Indonesia, untuk dapat kembali merencakan perjalanan dengan sebaik sesuai dengan perkembangan situasi pandemi yang terjadi saat ini," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani